Connect with us

HEALTHNEWS

7 Perjalanan Cinta Yura dan Donne, dari Curhat jadi Melekat

Published

on


Akhir tahun lalu, penyanyi bersuara merdu Yura Yunita membuat penggemarnya sempat terkejut lantaran kabar pernikahannya yang tiba-tiba. Siapa sangka, Yura diam-diam sudah punya tambatan hati bernama Donne Maula. Banyak yang lantas jadi penasaran, seperti apa perjalanan cinta Yura dan Donne?

Rasa penasaran tersebut sebenarnya cukup beralasan. Pasalnya, selama ini hubungan kedua pasangan ini nyaris tak tercium oleh publik. 

Perjalanan Cinta Yura dan Donne

1. Yura Yunita Sosok Idaman Bagi Donne

Keduanya pertama kali bertemu tahun 2011 di salah satu stasiun radio di Bandung. Dulunya Yura dan Donne memang sempat berprofesi sebagai penyiar di radio tersebut. Namun awalnya mereka hanya bertemu saat rapat mingguan, itupun cuma sebatas saling mengenal dan bertegur sapa seperlunya.

Yura mengatakan bahwa dulu ia dan Donne seolah berbeda dunia. Sambil tertawa, Yura mengenang ketika itu ia hanya mengagumi tangan Donne yang berotot.

Momen pertama kali mereka akhirnya mengobrol justru terasa unik dan lucu. Yura yang sedang mengisi waktu senggang di studio dengan bermain drum, tiba-tiba didatangi Donne.

“Yur, gue tuh pengen banget punya istri kayak elu, lho. Istri idaman gue itu persis kayak elu, bisa main musik, bisa main drum,” kata Donne kala itu.

Yura yang sedang asyik bermain musik agak terkejut. Namun ia malah menanggapi ucapan tersebut sebagai candaan, ia lantas menganggap Donne sebagai sosok yang asyik dan dari sanalah kedekatan mereka bermula. Keduanya pun menjalin persahabatan yang akrab selama bertahun-tahun setelah itu.

Artikel terkait: Jelang Menikah, Ini 8 Potret Yura Yunita Saat Pengajian Hingga Siraman

2. Titik Terendah dalam Hidup Yura

Perjalanan Cinta Yura dan Donne: Berawal dari Tatap, Berakhir Satu Atap

Tahun 2017 menjadi masa yang berat bagi pelantun lagu Berawal dari Tatap itu. Yura merasa sedang berada di titik terendah dalam hidupnya. Ia kemudian memutuskan untuk berangkat umrah.

“Aku lagi sholat Ashar di depan ka’bah, dalam sujud aku tiba-tiba ada sekelebat muka Donne. Tapi aku juga nggak ngeh itu pertanda apa,” kisah Yura tentang salah satu momennya di tanah suci.

Seminggu setelah umrah, Donne dan Yura bertemu dalam meeting untuk sebuah acara musik. Beberapa waktu sebelum itu hubungan persahabatan mereka sempat berjarak karena kesibukan masing-masing.

Akhirnya keduanya kembali ngobrol mendalam. Tiba-tiba, entah bagaimana ajaibnya, di titik itu mereka sama-sama merasa klik.

“Klik, ini nih kayaknya orangnya,” kata Yura.

Sejak itu Donne dan Yura menjadi lebih dekat lebih dari sekedar sahabat.

3. Tak Suka Pajang Foto Romantis

perjalanan cinta yura dan donne

Nyaris tak pernah terlihat berdua, banyak yang mengira bahwa Yura dan Donne memang sengaja menyembunyikan hubungannya.

“Sebenarnya kalian tuh nggak notice aja bahwa dia itu selalu ada,” Yura memberikan bantahan dalam sebuah sesi question and answer di kanal Youtube miliknya.

“Tapi memang aku bukan tipe yang suka selfie-selfie romantis terus dipasang di feed,” kata Yura.

Saat bertemu, keduanya justru tenggelam dalam obrolan dan keseruan yang tercipta.

4. Perjalanan Cinta Yura dan Donne di Mata Orangtua

Perjalanan Cinta Yura dan Donne: Berawal dari Tatap, Berakhir Satu Atap

Pernah sekali waktu Yura meminta pertimbangan soal hubungannya dengan Donne kepada ayahnya. Ia lantas diberi respon bijak sekaligus kocak.

“Dari semua laki-laki yang pernah dekat dengan Neng (Yura), cuma Donne yang mengerti keanehan dan keunikan Neng,” kenang Yura sambil sembari tertawa.

Artikel terkait: Resmi Menikahi Yura Yunita, Donne: “Kata ‘Seandainya’ itu Kini Menjadi Kenyataan…”

5. Momen Haru Ijab Kabul

Perjalanan Cinta Yura dan Donne: Berawal dari Tatap, Berakhir Satu Atap

Ijab kabul merupakan salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan cinta keduanya. Donne Maula tampak banjir air mata kala itu.

“Jadi saat ijab kabul tiba-tiba ada flashback panjang tentang hidup gue sampai akhirnya ketemu gadis ini (Yura) yang sangat klop dan gue nggak ragu sedikitpun, plus gue rindu nyokap gue (yang telah tiada),” jelas Donne.

6. Sabar dan Dewasa dalam Berkomunikasi

Perjalanan Cinta Yura dan Donne: Berawal dari Tatap, Berakhir Satu Atap

Bagi Yura sendiri, lelaki yang telah sah menjadi suaminya itu adalah sosok yang sangat sabar dan dewasa dalam berkomunikasi. Jika mereka sedang ada masalah misalnya, Donne akan berusaha menyelesaikannya saat itu.

“Ketika kita mencintai seseorang, buat gue itu bukan bukan take and give. Jadi, jangan pernah berekspektasi untuk menerima dari pasangan, gue kasih aja semuanya. Karena semakin sedikit kita berekspektasi semakin kita bahagia,” ujar Donne memberikan alasan di balik sikap dan pengorbanannya selama ini.

7. Perjalanan Cinta Yura dan Donne: Selalu Saling Support

perjalanan cinta yura dan donne

Hubungan Yura dan Donne yang terbina bertahun-tahun membuat mereka saling mengerti satu sama lain. Keduanya juga selalu ada untuk saling mendukung dalam setiap perjalanan yang mereka tempuh.

“Donne merupakan sosok yang paling mengerti dan membuat aku bangkit,” pungkas Yura.

****

Nah, itulah tadi kisah perjalanan cinta Yura dan Donne. Kita doakan rumah tangga pasangan ini langgeng terus, ya.

Baca juga:

Jodoh Itu Dekat, 5 Artis Ini Menikah dengan Teman Sekolahnya

17 Artis yang Menikah dengan Adat Sunda, Anggun dan Memesona

Berawal Ngefans, 7 Artis Ini Akhirnya Bisa Menikah dengan Idolanya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HEALTHNEWS

Sakit Kepala Tegang – Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Published

on

By


Sakit Kepala Tegang – Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati | HealthNews.id – HealthNews



Sumber Berita

Continue Reading

HEALTHNEWS

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik

Published

on

By


Diare adalah suatu kondisi di mana buang air besar berlangsung sering dengan konsistensi feses lembek atau cair. Tentunya, kondisi ini bisa mengganggu apabila tidak diobati segera. Untuk mencegahnya, ada beberapa obat diare yang bisa Anda beli di apotik. 

Lalu, jenis obat-obatan seperti apa yang dapat membantu mengatasi masalah ini? Berikut penjelasan selengkapnya, Parents!

Artikel terkait: Penyakit Diare – Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Daftar Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik

Umumnya, sebagian besar kasus diare hanya berlangsung beberapa hari dan dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan tertentu. Namun, penggunaan obat-obatan dapat membuat Anda merasa lebih nyaman. Apalagi, bila diare disertai dengan nyeri atau kram perut.

Obat yang tergolong antidiare memiliki beberapa cara kerja. Ada yang berfungsi untuk memperlambat pergerakan usus sehingga frekuensi diare berkurang, ada pula yang membuat feses menjadi lebih padat. Biasanya, obat-obatan ini digunakan untuk diare akut (kurang dari 1 minggu) yang tidak mengancam nyawa.

Selengkapnya, berikut adalah daftar obat diare yang dijual di apotik dan bisa dibeli secara bebas:

1. Karbon aktif (activated charcoal)

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik, Apa Saja?

Sebuah kajian studi di tahun 2017 mendapati bahwa penggunaan karbon aktif untuk diare dapat menangkap racun, bakteri, dan obat-obatan pemicu diare pada permukaan karbon yang berpori dan bertekstur sehingga tidak diserap ke dalam usus. Meski bisa mengurangi diare, penggunaan karbon aktif juga dapat mencegah tubuh menyerap obat-obatan dan zat-zat gizi yang penting.

2. Kaolin pectin

obat diare

Merupakan kombinasi yang berfungsi menangkap dan membawa keluar bakteri, racun, dan zat penyebab diare dari dalam usus. Kaolin pectin juga akan menyerap kelebihan air di usus sehingga konsistensi feses memadat. Obat ini banyak dimanfaatkan untuk mengobati diare akibat kolera.

3. Attapulgite

obat diare

Attapulgite bekerja dengan memperlambat kerja usus besar agar dapat menyerap lebih banyak air. Tujuannya, agar tekstur feses menjadi lebih padat. Obat ini juga biasanya meredakan nyeri perut pada diare. Meski demikian, penggunaannya bisa memicu sembelit setelah diare mereda.

4. Bismuth subsalicylate

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik, Apa Saja?

Bismuth subsalicylate bekerja sebagai antidiare dan antiradang. Obat ini menurunkan frekuensi diare dengan mengurangi jumlah air di dalam usus. Efek samping yang sering yakni sembelit, feses menjadi kehitaman dan lidah kehitaman. Penggunaan bismuth subsalicylate dalam dosisi yang berlebih dapat berbahaya, oleh sebab itu hanya gunakan sesuai yang dianjurkan.

5. Loperamide 

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik, Apa Saja?

Obat ini mampu menurunkan kecepatan dan jumlah kontraksi usus, sehingga berefek memperlambat atau menjarangkan frekuensi diare. Efek sampingnya yakni nyeri perut, mulut kering, rasa kantuk, melayang, sembelit, mual dan muntah. Individu yang mengalami efek samping loperamide biasanya tidak mampu mengemudikan kendaraan atau melakukan aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi.

Artikel terkait: Obat Ambroxol – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

6. Oralit

obat diare

Ini merupakan larutan gula garam yang tersedia dalam bentuk serbuk. Oralit sebetulnya bukan obat, tapi dipakai untuk menggantikan kehilangan cairan dan elektrolit akibat diare. 

Sebelum digunakan, larutkan terlebih dulu dengan air matang. Minum oralit atau cairan sejenis yang mengandung elektrolit lebih baik untuk mengatasi diare ketimbang minum air putih saja.

7. Suplemen Zinc

obat diare

Suplemen ini berperan dalam proses penyembuhan usus kala diare dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jenis suplemen ini biasanya tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. Dosisnya untuk diare akut adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: 10-20 mg sekali sehari
  • Anak-anak usia ≥ 6 bulan: 20 mg per hari
  • Anak-anak usia <6 bulan: 10 mg per hari

Untuk semua kelompok usia ini, durasi penggunaan suplemen zinc selama 10-14 hari.

8. Suplemen probiotik

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik, Apa Saja?

Probiotik adalah koloni bakteri baik yang membantu melawan bakteri penyebab diare dan peradangan usus. Probiotik juga berfungsi menyeimbangkan jumlah dan jenis bakteri yang secara alami hidup di dalam usus agar sistem pencernaan kembali lancar.

Suplemen ini kerap digunakan pada individu dewasa maupun anak-anak yang mengalami diare akibat infeksi bakteri. Suplemen probiotik tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, bubuk, dan drops

Komposisi probiotik bisa berbeda-beda untuk tiap merek dagang. Untuk itu, diskusikan dengan dokter probiotik mana yang paling baik untuk kasus diare Anda.

Artikel terkait: Perlukah Anak Anda Mengonsumsi Tambahan Suplemen Vitamin?

Obat Antidiare Tidak Mengobati Penyebab

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik, Apa Saja?

Secara umum ada beberapa kondisi yang menjadi faktor penyebab diare. Beberapa penyebab yang tersering, yaitu:

  • Keracunan makanan
  • Infeksi virus, bakteri atau parasit
  • Obat-obatan seperti antibiotik
  • Intoleransi laktosa
  • Konsumsi fruktosa atau pemanis buatan
  • Gangguan saluran cerna seperti penyakit Celiac atau sindrom iritasi usus

Nah, perlu diketahui, mengonsumsi obat antidiare yang sudah dijelaskan sebelumnya tidak akan mengobati penyebab yang mendasarinya. Obat-obat ini hanya mengurangi ketidaknyaman yang terjadi akibat nyeri perut atau sering buang air besar.

Selain itu, hindari penggunaan obat-obatan ini bila diare disertai dengan demam, penyakit berat, nyeri perut hebat, serta bila feses berdarah atau berlendir. Pada kasus-kasus seperti ini, penggunaan obat-obat tersebut justru dapat memperberat diare dan penyakit yang mendasarinya. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter bila Anda mengalami diare yang seperti ini.

Demikian pula, bila frekuensi diare terlalu sering—lebih dari 10 kali per hari—atau berlangsung lebih dari satu minggu. Mungkin saja ada infeksi yang membutuhkan pengobatan dengan antibiotik atau pemeriksaan lanjut untuk mencari penyebab pasti dari diare yang dialami.

Itulah informasi mengenai obat diare yang efektif dan bisa dibeli di apotik. Semoga bermanfaat!

***

Baca juga:

Garam Himalaya untuk MPASI Bayi, Benarkah Lebih Sehat?

Mungkinkah Terinfeksi COVID-19 Setelah Divaksin? 4 Penyebab Ini Perlu Dipahami

10 Keluhan Ibu Hamil 5 Bulan yang Sering Terjadi, Bunda Mengalaminya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.



Sumber Berita

Continue Reading

HEALTHNEWS

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik

Published

on

By


Diare adalah suatu kondisi di mana buang air besar berlangsung sering dengan konsistensi feses lembek atau cair. Tentunya, kondisi ini bisa mengganggu apabila tidak diobati segera. Untuk mencegahnya, ada beberapa obat diare yang bisa Anda beli di apotik. 

Lalu, jenis obat-obatan seperti apa yang dapat membantu mengatasi masalah ini? Berikut penjelasan selengkapnya, Parents!

Artikel terkait: Penyakit Diare – Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Daftar Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik

Umumnya, sebagian besar kasus diare hanya berlangsung beberapa hari dan dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan tertentu. Namun, penggunaan obat-obatan dapat membuat Anda merasa lebih nyaman. Apalagi, bila diare disertai dengan nyeri atau kram perut.

Obat yang tergolong antidiare memiliki beberapa cara kerja. Ada yang berfungsi untuk memperlambat pergerakan usus sehingga frekuensi diare berkurang, ada pula yang membuat feses menjadi lebih padat. Biasanya, obat-obatan ini digunakan untuk diare akut (kurang dari 1 minggu) yang tidak mengancam nyawa.

Selengkapnya, berikut adalah daftar obat diare yang dijual di apotik dan bisa dibeli secara bebas:

1. Karbon aktif (activated charcoal)

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik, Apa Saja?

Sebuah kajian studi di tahun 2017 mendapati bahwa penggunaan karbon aktif untuk diare dapat menangkap racun, bakteri, dan obat-obatan pemicu diare pada permukaan karbon yang berpori dan bertekstur sehingga tidak diserap ke dalam usus. Meski bisa mengurangi diare, penggunaan karbon aktif juga dapat mencegah tubuh menyerap obat-obatan dan zat-zat gizi yang penting.

2. Kaolin pectin

obat diare

Merupakan kombinasi yang berfungsi menangkap dan membawa keluar bakteri, racun, dan zat penyebab diare dari dalam usus. Kaolin pectin juga akan menyerap kelebihan air di usus sehingga konsistensi feses memadat. Obat ini banyak dimanfaatkan untuk mengobati diare akibat kolera.

3. Attapulgite

obat diare

Attapulgite bekerja dengan memperlambat kerja usus besar agar dapat menyerap lebih banyak air. Tujuannya, agar tekstur feses menjadi lebih padat. Obat ini juga biasanya meredakan nyeri perut pada diare. Meski demikian, penggunaannya bisa memicu sembelit setelah diare mereda.

4. Bismuth subsalicylate

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik, Apa Saja?

Bismuth subsalicylate bekerja sebagai antidiare dan antiradang. Obat ini menurunkan frekuensi diare dengan mengurangi jumlah air di dalam usus. Efek samping yang sering yakni sembelit, feses menjadi kehitaman dan lidah kehitaman. Penggunaan bismuth subsalicylate dalam dosisi yang berlebih dapat berbahaya, oleh sebab itu hanya gunakan sesuai yang dianjurkan.

5. Loperamide 

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik, Apa Saja?

Obat ini mampu menurunkan kecepatan dan jumlah kontraksi usus, sehingga berefek memperlambat atau menjarangkan frekuensi diare. Efek sampingnya yakni nyeri perut, mulut kering, rasa kantuk, melayang, sembelit, mual dan muntah. Individu yang mengalami efek samping loperamide biasanya tidak mampu mengemudikan kendaraan atau melakukan aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi.

Artikel terkait: Obat Ambroxol – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

6. Oralit

obat diare

Ini merupakan larutan gula garam yang tersedia dalam bentuk serbuk. Oralit sebetulnya bukan obat, tapi dipakai untuk menggantikan kehilangan cairan dan elektrolit akibat diare. 

Sebelum digunakan, larutkan terlebih dulu dengan air matang. Minum oralit atau cairan sejenis yang mengandung elektrolit lebih baik untuk mengatasi diare ketimbang minum air putih saja.

7. Suplemen Zinc

obat diare

Suplemen ini berperan dalam proses penyembuhan usus kala diare dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jenis suplemen ini biasanya tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. Dosisnya untuk diare akut adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: 10-20 mg sekali sehari
  • Anak-anak usia ≥ 6 bulan: 20 mg per hari
  • Anak-anak usia <6 bulan: 10 mg per hari

Untuk semua kelompok usia ini, durasi penggunaan suplemen zinc selama 10-14 hari.

8. Suplemen probiotik

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik, Apa Saja?

Probiotik adalah koloni bakteri baik yang membantu melawan bakteri penyebab diare dan peradangan usus. Probiotik juga berfungsi menyeimbangkan jumlah dan jenis bakteri yang secara alami hidup di dalam usus agar sistem pencernaan kembali lancar.

Suplemen ini kerap digunakan pada individu dewasa maupun anak-anak yang mengalami diare akibat infeksi bakteri. Suplemen probiotik tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, bubuk, dan drops

Komposisi probiotik bisa berbeda-beda untuk tiap merek dagang. Untuk itu, diskusikan dengan dokter probiotik mana yang paling baik untuk kasus diare Anda.

Artikel terkait: Perlukah Anak Anda Mengonsumsi Tambahan Suplemen Vitamin?

Obat Antidiare Tidak Mengobati Penyebab

8 Obat Diare yang Efektif dan Bisa Dibeli di Apotik, Apa Saja?

Secara umum ada beberapa kondisi yang menjadi faktor penyebab diare. Beberapa penyebab yang tersering, yaitu:

  • Keracunan makanan
  • Infeksi virus, bakteri atau parasit
  • Obat-obatan seperti antibiotik
  • Intoleransi laktosa
  • Konsumsi fruktosa atau pemanis buatan
  • Gangguan saluran cerna seperti penyakit Celiac atau sindrom iritasi usus

Nah, perlu diketahui, mengonsumsi obat antidiare yang sudah dijelaskan sebelumnya tidak akan mengobati penyebab yang mendasarinya. Obat-obat ini hanya mengurangi ketidaknyaman yang terjadi akibat nyeri perut atau sering buang air besar.

Selain itu, hindari penggunaan obat-obatan ini bila diare disertai dengan demam, penyakit berat, nyeri perut hebat, serta bila feses berdarah atau berlendir. Pada kasus-kasus seperti ini, penggunaan obat-obat tersebut justru dapat memperberat diare dan penyakit yang mendasarinya. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter bila Anda mengalami diare yang seperti ini.

Demikian pula, bila frekuensi diare terlalu sering—lebih dari 10 kali per hari—atau berlangsung lebih dari satu minggu. Mungkin saja ada infeksi yang membutuhkan pengobatan dengan antibiotik atau pemeriksaan lanjut untuk mencari penyebab pasti dari diare yang dialami.

Itulah informasi mengenai obat diare yang efektif dan bisa dibeli di apotik. Semoga bermanfaat!

***

Baca juga:

Garam Himalaya untuk MPASI Bayi, Benarkah Lebih Sehat?

Mungkinkah Terinfeksi COVID-19 Setelah Divaksin? 4 Penyebab Ini Perlu Dipahami

10 Keluhan Ibu Hamil 5 Bulan yang Sering Terjadi, Bunda Mengalaminya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.



Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
  • Sebuah galat telah terjadi, yang kemungkinan berarti umpan tersebut sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Trending