Connect with us

MEDIA TERKEMUKA

Berbagi Kebahagian, Miracle in Cell No. 7 Ajak Anak Yatim Nonton Bareng Gratis

Published

on


TEMPO.CO, JakartaFilm Miracle in Cell No. 7 mengadakan sebuah acara nonton bareng bersama anak yatim di seluruh Indonesia. Acara ini sebagai bentuk rasa berbagi kebahagian karena film ini sudah mencapai lebih dari 3,5 juta penonton.

Acara ini membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para anak yatim yang tergabung dalam yayasan agar juga dapat menikmati kisah bapak Dodo dan Tika di balik jeruji sel no 7.

Pemeran tokoh Dodo dalam film ini, Vino G. Bastian mengaku sangat senang bisa berbagi dengan teman-teman yatim. “Senang ya, bisa berbagi dengan teman-teman yatim yang ada diseluruh Indonesia. Mudah-mudahan bisa menjadi berkah untuk kita semua,” ujarnya, dikutip dari siaran pers yang diterima Tempo pada Kamis, 22 September 2022.

Advertisement

Hal senada juga disampaikan oleh pemeran tokoh Japra, Indro Warkop. “Saya ucapkan terima kasih kepada Falcon Pictures yang sudah memberikan teman-teman yatim untuk kesempatan menonton film Miracle in Cell No. 7 secara gratis,” katanya.

Sementara itu, Tora Sudiro mengungkapkan juga rasa bahagianya dengan adanya nobar film Miracle in Cell No. 7 dengan anak yatim. “Mudah-mudah nanti teman-teman yatim yang menonton film Miracle In Cell bisa terhibur dengan acara ini,” katanya.

Bagi yayasan yatim maupun yatim piatu, yang ingin nonton bareng film Miracle in Cell No. 7 secara gratis, dapat langsung mendaftar. Caranya, menulis nama yayasan dan kota asal di kolom komentar resmi Falcon Pictures. Bagi yang terpilih akan dihubungi langsung oleh tim Falcon Pictures.

Selama dua pekan tayang di bioskop, Miracle in Cell No. 7 terus mendapatkan sambutan hangat dari para pecinta film Indonesia. Film yang bisa ditonton dari segala usia ini sukses membuat penonton menangis terharu, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.

Dalam video yang viral, tampak seorang anak tak bisa menahan tangis hingga tetap duduk usai film berakhir. Beberapa anak lain mencoba menenangkan dan menguatkannya. Hal tersebut membuat sutradara Miracle in Cell No. 7, Hanung Bramantyo ikut tersentuh. “Ya Allah, nak. Saya nggak tahu ada kisah apa di balik kesedihannya. Yang jelas, ngliat ini rasanya pengen meluk,” tulis Hanung di Instagram.

Advertisement

Menurut Psikolog Anak RS Pondok Indah – Bintaro Jaya, Jane Cindy Linardi, M.Psi, Psi., anak-anak yang menangis adalah sebuah kewajaran, artinya mereka bisa berempati dengan tokoh dalam film dan ikut merasakan kesedihan. “Artinya mereka punya kepekaan emosi yang baik,” katanya.

Baca juga: Miracle in Cell No. 7 Juga Menyentuh Hati Anak, Psikolog Ungkap Dampak Positifnya

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.





Sumber Berita
Advertisement

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.