Connect with us

Majalah Selular

Bocoran Ungkap Samsung Downgrade Layar Galaxy Z Fold 3

Published

on


Jakarta, Selular.ID – Bocoran ponsel terbaru milik Samsung Samsung untuk Galaxy Z Fold 3 akan dilengkapi dengan dengan layar bagian dalam 7,7 inci dan layar penutup 5,4 inci.

Meskipun ukuran layar depan akan lebih kecil dari yang ada di Galaxy Z Fold 2, namun diperkirakan akan mempertahankan rasio aspek 25:9 dan resolusi 2.260×816 piksel yang sama.

Tidak ada kabar tentang kecepatan refresh panel, tetapi bocoran sebelumnya menunjukkan bahwa kedua panel pada Galaxy Z Fold 3 kemungkinan menawarkan kecepatan refresh 120Hz.

Samsung diperkirakan akan memperkenalkan Galaxy Z Fold 3 dan Galaxy Z Flip 2 pada acara Unpacked pada kuartal ketiga tahun 2021. Kedua ponsel tersebut kemungkinan besar akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 888, sama seperti ponsel Android terbaik yang dijual saat ini.

Galaxy Z Fold 3 juga dikabarkan akan menyertakan dukungan S Pen, mirip dengan Galaxy S21 Ultra. Perangkat lipat Samsung yang akan datang juga memiliki fitur tahan air, meskipun mungkin tidak memiliki peringkat IP.

Apa yang perlu diketahui bocoran untuk Galaxy Z Fold 3 yang akan datang mungkin hadir dengan tampilan cover yang lebih kecil dari pendahulunya, ponsel ini memiliki layar bagian dalam 7,7 inci dan layar penutup 5,4 inci Samsung Galaxy Z Fold 2 memiliki layar penutup 6,2 inci.

Berbeda dengan pendahulunya, Galaxy Z Fold 3 mungkin harus menghadapi persaingan yang ketat, setidaknya di beberapa pasar. Mi Mix Fold yang baru-baru ini diluncurkan Xiaomi hanya tersedia di China saat ini, tetapi perusahaan dapat meluncurkannya di beberapa pasar lain akhir tahun ini. Oppo dan Vivo juga kemungkinan akan meluncurkan ponsel lipat pertama mereka tahun ini.





Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Majalah Selular

Buntut Insiden Ponsel Vivo Terbakar, Garuda Indonesia Rilis Surat Larangan  

Published

on

By


Jakarta, Selular.ID – Smartphone Vivo tipe Y20 di Bandara Internasional Hong Kong (HKCAD) mengalami insiden terbakar, yang direncanakan akan dimuat di pesawat maskapai Hong Kong Airlines/Hong Kong Air Cargo Courier (RH/HX) pada Minggu (11/4) kemarin.

Akibat insiden itu, buntut masalahnya kini sampai ke Indoneisa.  Dimana Vivo mengalami larangan oleh Garuda, melalui Surat Pemberitahuan Informasi Kargo Nomor QA/007/IV/2021 dengan tajuk ‘Pelarangan Pengiriman Kargo Mobile phone (HP) Vivo Semua Tipe’.

“Maka bersamaan dengan ini kami sampaikan pelarangan/embargo pengiriman handphone merek tersebut(vivo) melalui kargo udara sampai menunggu hasil proses investigasi oleh otoritas bandar udara Hongkong,” tutur pihak Garuda melalui keterangan resminya, Rabu (14/3).

Adapun ketentuan dari pihak Garuda Indonesia terhadap ponsel Vivo Indonesia ialah :

  1. Mobile phone (handphone) semua tipe merek Vivo dilarang untuk diterima atau diangkut melalui kargo udara.
  2. Spare part, aksesoris, dan selubung casing smartphone tanpa lithium battery) dapat diterima dan diangkut melalui kargo udara.
  3. Petugas Cargo Acceptance (AVSEC) harus memastikan setiap pengiriman mobile phone (handphone) yang akan dikirim tidak terdapat merek Vivo (semua tipe), dibuktikan dengan packing list yang ada dan atau pemeriksaan fisik secara acak (random check).
  4. Semua unit dan personil operasional kargo agar mengimplementasikan Standard Operationg Procedures (SOP) secara konsisten dan dimonitor dengan baik guna aspek safety dan security tetap terjaga.

Larangan Garuda Indonesia juga menyebut, pengaturan dan prosedur lainnya tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Cargo Handling Manual (CHM), Handling Information Notice (HIN), dan Cargo Handling Information Notice (CIN) yang masih berlaku.

Menurut informasi Garuda Indonesia, Cargo Information Notice ini mulai berlaku untuk seluruh stasiun perwakilan Garuda Indonesia sejak tanggal dikeluarkan. Dan akan berubah jika ada hasil dari investigasi HKCAD, “Dan kami evaluasi kembali dan sampaikan dengna penerbitan CIN yang baru,” tandas Garuda dalam keteranganya.

Vivo Indonesia Merespon

Merespon insiden itu, Vivo Indonesia secara sigap membentuk tim khusus yang bekerja sama dengan otoritas Hong Kong, untuk mencari tahu penyebab kebakaran palet kargo yang diduga berisi ponsel Vivo Y20.

“Kami memberikan perhatian tinggi pada hal ini dan segera membentuk tim khusus untuk bekerja sama dengan otoritas lokal terkait untuk mencari tahu penyebabnya,” ujar Vivo Indonesia melalui keterangan tertulis, hari ini.

lebih lanjut pihaknya menyatakan akan terus memberi informasi terkini tentang isu tersebut dan memastikan bahwa produknya sampai di tangan konsumen dengan standar keamanan dan kualitas tertinggi.

Pihak Hong Kong Air Cargo demi keselamatan, kini juga masih melarang perangkat Vivo dikirim melalui perusahaannya, hingga pemberitahuan lebih lanjut. Dan hingga kini pun belum diketahui penyebab pasti dari insiden kebakaran itu.

Dugaan awal dari kejadian ini disebabkan karena ada kecacatan atau rusak pada baterai lithium-ion yang digunakan pada smartphone tersebut.

Tentu kejadian ini menjadi pukulan telak bagi Vivo, dimana brand ini menjadi pemuncak di Indonesia,  yang berdasarkan laporan Canalys dalam laporanya untuk kuartal IV-2020, mencatat Vivo berhasil mendominasi ponsel pintar di tanah air dari sisi pengiriman (shipment). Pangsa pasar Vivo mencapai 25% di tanah air, diikuti oleh rivalnya Oppo pada peringkat kedua dengan pangsa pasar 24%.



Sumber Berita

Continue Reading

Majalah Selular

Rekomendasi 7 Perangkat IoT Oppo Terkini

Published

on

By


Jakarta, Selular.ID – Selain smartphone, produk Internet of Things (IoT) Oppo juga sangat terdepan. Beberapa produk yang wearable ini rata-rata memang disamatkan dengan teknologi plus fitur kekinian.

Yang menarik juga selain canggih, produk IoT dari Oppo ini juga dibandrol dengan harga yang lumyan bersaing, enggak percaya? Simak berikut ulasanya.

Oppo Enco Q1

Produk headphone yang diberi nama Enco Q1 ini dibenamkan teknologi active noise cancellation. Masing-masing earphone punya unit dynamic driver dengan diafragma komposit 11,8 mm.

Selain mendukung format AAC, Enco Q1 juga memiliki tiga mode audio 3D yang imersif serta tuning audio yang dikembangkan oleh sebuah tim akustik khusus. Menggunakan fitur ini, pengguna dapat menikmati musik, game, dan video dengan kualitas terbaik di lingkungan apa pun.

Baca juga: Raih Skor Tinggi AnTuTu Benchmark, Ini Fitur Andalan Oppo Find X3 Pro

Headphone yang kini dibandrol Rp1.599.000 ini sudah memakai port pengisian USB-C. kemduian masa pakainya pun terbilang sangat awet, dengan mampu bertahan hingga 15 jam saat memainkan audio dengan mengaktifkan fitur active noise cancelation (ANC). Sementara jika fitur tersebut tidak aktif, Enco Q1 dapat bertahan 22 jam.

Oppo Enco Free

Nah, untuk produk satu ini merupakan earphone true wireless stereo (TWS), Enco Free ini kini dijual resmi 1.599.000. perangakt ini memiliki driver berukuran 13,4mm dan menjanjikan bass lebih dinamis. Oppo turut melengkapi TWS anyarnya dengan AI noise reduction yang bisa mereduksi gangguan suara dari luar. TWS ini juga sudah dilengkapi dengan IPX4 untuk ketahanan terhadap air.

Selain itu, Oppo juga membekali dua eartips cadangan berukuran M dan L yang bisa diganti-ganti kapan pun. Di ujung bawah earphone terdapat mikrofon utama sementara di sisi atas terdapat mikrofon sekunder. Fitur yang cukup menarik adalah touch control (kontrol sentuh) di earphone sebelah kiri. Touch control ini ditandai oleh sebuah garis bewarna abu-abu. Sebagaimana namanya, pengguna bisa mengontrol volume dengan mengusap area garis abu-abu itu ke atas untuk menaikkan volume suara dan mengusap ke bawah untuk mengecilkannya.

Pada bagian dapur dayanya TWS ini dibekali baterai berkapasitas 31 mAh sementara casing-nya memiliki baterai berkapasitas 410 mAh. Baterainya bisa diisi melalui port USB type C yang berada di sisi bawah. Oppo mengklaim, dengan volume 50 persen, earphone bisa digunakan selama lima jam dalam sekali isi daya. Sementara casing bisa bertahan 25 jam dalam sekali charge.

Oppo Enco M31

Enco M31 merupakan earphone nirkabel dengan tipe neckband, dikalungkan di leher, diklaim memiliki audio resolusi tinggi. Earphone ini memiliki sertifikasi HI-Res Wireless, Bluetooth 5.0 dan LDAC yang memungkinkan kecepatan transmisi hingga 990 kbps. Audio di perangkat ini juga didukung dengan driver 9,2mm full-range, diafragma komposit titanium PET dan ruang bass yang independen.

Baca juga: Xiaomi dan Oppo Garap Chip 5G Sendiri

Perangkat ini memiliki teknologi dual composite thermoplastic polyurethanes (TPU) dan diafragma graphene untuk meningkatkan respons frekuensi. OPPO memberikan dua mode audio pada earphone Enco W31, yaitu mode audio untuk musik pop dan klasik yang meratakan audio di seluruh rentang frekuensi dan mode untuk musik rock dan EDM yang memakai bass untuk meningkatkan frekuensi rendah.

Selain itu Enco M31 juga dilengkapi dengan algoritme kecerdasan buatan untuk mengurangi kebisingan latar selama panggilan. Bagi yang tertarik perangkat ini dijual seharga Rp599.000.

Oppo Enco W11

Salah satu keunggulan dari Enco W11 adalah daya tahan baterainya yang diklaim bisa bertahan maksimal 20 jam dalam mode standby. TWS ini disebut bisa digunakan selama 5 jam untuk mendengarkan musik terus-menerus.

Pengguna dijanjikan bisa menikmati musik selama 1 jam dengan Enco W11, hanya dengan mengecas dalam waktu 15 menit saja. TWS ini juga mengantongi sertifikasi IP55 yang melindunginya dari debu dan air.

Oppo juga menyematkan algoritma khusus untuk mereduksi noise. Enco W11 dilengkapi pula dengan bluetooth versi 5.0 dan port USB C pada casing. Enco W11 memiliki beberapa fitur seperti touch control yang memudahkan pengguna mengatur audio dengan satu ketukan. Cukup satu tap bisa memutar atau menghentikan musik, bisa sisi earbud kanan maupun kiri.

Sementara untuk mengeraskan suara, bisa dilakukan dengan mengetuk lalu menahan earbud sisi kanan. Selain itu, pengguna juga bisa memindahkan daftar lagu, dengan ketuk dua kali pada earbud kiri untuk memutar ulang lagu terakhir. Jika ingin memutar daftar lagu berikutnya, cukup tap dua kali earbud sebelah kanan. Bagi Anda yang tertarik kini perangakat tersebut dijual dengan harga Rp499.000

Oppo Enco W51

Oppo Enco W51 mengemas driver dinamis 7mm di setiap bud dan memiliki rentang respons frekuensi 20Hz ~ 20KHz. Mereka dilengkapi dengan diagram graphene komposit TPU Ganda untuk meningkatkan respons audio dan kinerja treble. Selain itu, Enco W51 mendukung kontrol sentuh dan deteksi keausan serta fitur peredam bising hybrid untuk musik dan panggilan.

Salah satu fitur utama Oppo Enco W51 ialah menggunakan tiga mikrofon pada setiap bud bersama dengan chip reduksi gangguan digital inti ganda untuk mengurangi kebisingan hingga 35 dB.

Baca juga: Video: Review OPPO Reno 5F, Harga Irit, Spek Gak Pelit

Dalam pengujian kami peredam bising cukup layak, Enco W51 jelas tidak menghalangi semua suara dunia luar, kami masih mendengar pada rentang frekuensi rendah seperti suara kereta api dan klakson kendaraan. Tapi secara keseluruhan, fitur peredam bising pada Enco W51 sangat layak diapresiasi, untuk rentang harga Rp1.099.000.

Oppo Watch 41mm

Untuk produk wearable Oppo satu ini ialah berupa smartwatch, tak di pungkiri model 41mm ini merupakan perangkat jam tangan pintar yang andal, yang memiliki bentang layar 1,6 inci dan resolusi 320 x 360. Baterainya berkapasitas 300 mAh dengan tingkat ketahanan terhadap air 3 ATM.

Hanya ada satu varian warna untuk model 41 mm yakni hitam.  Kemudian disektor dapur pacunya ditenagai chip Ambiq Apollo 3 yang dikombinasikan konfirgasi memori RAM 1 GB/8 GB.

Seperti kebanyakan arloji pintar, Oppo Watch yang dibandrol Rp2499.000 ini memiliki beberapa sensor penunjang, seperti elektrokardiogram/EKG, GPS untuk merekam beragam aktivitas olahraga, mengatur jadwal tidur, Bluetooth 4.2, Outfit Matching AI Face, dan masih banyak lagi.

Oppo Watch 46mm

Sedangkan Oppo 46mm memiliki diagonal layar lebih luas yakni 1,91 inci dengan resolusi 402 x 476 piksel. Model ini dibekali baterai berkapasitas 430 mAh dengan tingkat ketahanan terhadap air 5 ATM. Model ini memiliki dua varian warna yakni hitam dan Rose Gold.

Sama halnya dengan model 41mm, smartwatch ini juga ditenagai chip Ambiq Apollo 3, yang didukung pula dengan konfigurasi RAM 1 GB/8 GB.

Baca juga: Konektivitas 5G Oppo Reno5 Dijamin ‘Aman’ Di Luar Negeri

Selain itu, model 46mm yang memiliki harga jual Rp3.999.000 ini menyediakan lima menit kursus olahraga dan lima mode olahraga dengan panduan pribadi untuk aktivitas olah tubuh lebih mudah dan lebih efisien bagi pengguna. Google Fit bawaan hadir dengan 90+ mode olahraga untuk membantu memperluas skenario penggunaan.

Keunggulan lainnya, hanya dalam waktu 15 menit pengisian daya, Oppo Watch 46mm dan juga di Oppo Watch 41mm ini dapat menghasilkan waktu pakai selama 18 Jam. Sementara baterai Oppo Watch akan terisi penuh setelah pengisian ulang selama 75 menit.



Sumber Berita

Continue Reading

Majalah Selular

Ponsel Gaming Redmi Dikonfirmasi Rilis Akhir April 2021

Published

on

By


Jakarta, Selular.ID – Kehadiran smartphone gaming Redmi sebenarnya sudah dibocorkan oleh Redmi, Lu Weibing, General Manager. Kala itu ia menyebutkan bahwa smartphone gaming garapan mereka bakal diluncurkan dalam waktu dekat.

Namun kapan kepastian waktu peluncuran saat itu belum diinformasikan. Terbaru kabar mengenai smartphone Redmi kembali hadir, salah satunya adalah waktu perilisan.

Redmi resmi merilis poster teaser untuk peluncuran smartphone gaming pertama kalinya. Peluncuran akan dilakukan di China pada akhir April 2021. Disebutkan di situs microblogging Weibo bahwa smartphone gaming baru ini memiliki jargon “main game machine, main flagship Selain itu, smartphone gaming pertama Redmi juga diklaim sebagai perangkat termurah.

Kemudian, mereka juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan game Call of Duty Mobile. Para pihak Redmi juga mengkonfirmasi smartphone gaming pertama Redmi akan dibekali dengan beberapa aksesoris gaming. Aksesoris ini juga sebelumnya sempat dijual untuk produk Redmi K40 yang hadir beberapa waktu lalu.

Kabarnya smartphone tersebut akan mengadopsi layar berdesain punch hole sebagai tampat dari kamera depan. Bagian layarnya ini juga akan menggunakan panel OLED E4 terbaru yang dibuat oleh Samsung. Sayangnya belum diketahui ukuran dan fitur lainnya dari bagian layar tersebut.

Smartphone gaming garapan Redmi tersebut akan dimotori oleh chipset MediaTek Dimensity 1200. Chipset dengan arsitekur 6nm ini memang menawarkan performa tinggi ala smartphone kelas atas.

Baca Juga:Smartphone Gaming Redmi Dipersenjatai Chipset Dimensity 1200

Untuk mendukung kinerjanya, ponsel tersebut bakal dibekali dengan baterai berkapasitas 5.000mAh. Tidak ketinggalan juga dukungan pengisian daya 65W, yang diklaim bisa mengisi penuh baterai hanya dalam waktu 30 menit saja.

Guna memberikan pengalaman gaming yang lebih baik pada pengguna, smartphone ini juga akan memiliki tombol fisik khusus. Untuk harga, smartphone Redmi gaming diprediksi dijual dengan harga berkisar USD 300 (Rp4,3 jutaan) sampai USD 380 (Rp5,4 jutaan).



Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
  • Sebuah galat telah terjadi, yang kemungkinan berarti umpan tersebut sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Trending

Copyright © 2021 Temposiana.com | Beyond Future, Berita Terverifikasi