Connect with us

MEDIA TERKEMUKA

Buntut Kasus Pegawai Alfamart Diancam UU ITE, Manajemen Konsultasi dengan Hotman Paris

Published

on


TEMPO.CO, Jakarta – Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Solihin mengungkap perkembangan terbaru kasus pegawai Alfamart yang dipaksa meminta maaf oleh konsumen dan diancam dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pegawai tersebut sebelumnya merekam tindakan konsumen yang diduga mencuri cokelat. 

Solihin mengatakan manajemen sedang berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pihak pengacara dari Kantor Hukum Hotman Paris Hutapea untuk mengambil sikap atas tindakan konsumennya. Meskipun konsumen telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya serta membayar barang yang ia ambil, kasus dugaan pencurian ini dianggap tidak menghilangkan unsur pidana.

“Itu yang sedang kami konsultasikan, itu mungkin lawyer lebih tahu langkah-langkah yang seharusnya dilakukan,” tutur Solihin saat dihubungi, Selasa, 16 Agustus 2022.

Advertisement

Video yang direkam pegawai Alfamart sebelumnya menayangkan dugaan pencurian cokelat oleh konsumen di salah satu gerai di Sampora, Cisauk, Tangerang Selatan. Rekaman video ini lantas viral di media sosial.

Merasa tak terima lantaran direkam, konsumen pun menyeret pengacara dan meminta pegawai Alfamart meminta maaf. Manajemen kemudian melakukan mediasi antara pegawainya dan konsumen. Manajemen juga meminta konsumen menyelesaikan pembayaran atas barang yang ia ambil. 

“Kemarin siang kita melaporkan, tentunya kepada pihak kepolisian di Polres tangerang Selatan. Dan sudah dilakukan restorative justice dengan pemeriksaan cepat jadi hari itu juga,” ujar Solihin. 

Pada Senin siang, 15 Agustus 2022, kata dia, seluruh pihak yang terlibat dalam peristiwa itu dipanggil dan diperiksa dengan cepat, mulai karyawan toko, konsumen, beserta keluarga dan pengacaranya. Kasus tersebut pun terselesaikan. 

“Ya jadi yang kemarin sampai malam jam 09.00 WIB, lalu ada permohanan maaf dari yang bersangkutan kepada saudara Amelia ya, karyawan kita yang diintimidasi,” kata dia.

Advertisement





Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.