Connect with us

MEDIA TERKEMUKA

Deolipa Yumara Laporkan Pengacara Baru Bharada E dengan Tuduhan Pencemaran Nama Baik

Published

on


TEMPO.CO, Jakarta – Mantan pengacara Bhayangkara Dua Richard Epiezer atau Bharada E, Deolipa Yumara, melaporkan pengacara baru Bharada E, Ronny Talapessy, ke Polres Jakarta Selatan dengan tuduhan pencemaran nama baik terhadap dirinya pada Selasa malam, 16 Agustus 2022.

Deolipa melaporkan Ronny dengan Pasal 26 ayat 3 tentang Pencemaran Nama Baik dengan nomor laporan polisi B/1950/VIII/2022/SPKT Polres Metro Jakarta Selatan/Polda Metro Jaya. “Nama baik saya dicemarkan di media elektronik, saya itu dicemarkan karena kebanyakan manggung,” kata Deolipa di Polres Metro Jaksel, 16 Agustus 2022.

Ia membeberkan tiga alasan membuat laporan ini. Pertama, ia mengatakan dituduh mencari panggung ketika menjadi pendamping hukum Richard. Kedua, ia dituduh membuat Richard tidak tenang. Ketiga, ia dituduh tidak etis melakukan konferensi pers ketika masih berlangsung penyidikan.

Advertisement

“Pertama, namanya saya manusia. Kalau saya ngobrol kaya gini Anda tenang enggak? Buktinya saya ngobrol di sini saja Anda gak berubah, tetap di sini, malah pada tertawa. Artinya, kalau saya ngomong sama Bharada Eliezer pasti Eliezer tenang, pasti dia ketawa, otaknya plong,” katanya.

Kemudian, ia mengakui dirinya sebagai penyanyi yang memiliki proyek Deolipa Project, sehingga apabila ada panggung maka ia mau tidak mau jiwanya sebagai seniman tercolek. Adapun masalah konferensi pers, Deolipa sudah mempertimbangkan secara hukum dan berpikir matang sebelum melakukannya.

Menurutnya, konferensi pers sudah disepakati antara rekannya Muh Burhanuddin termasuk Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Brigjen Pol Andi Rian beserta jajarannya. “Saya ini ngomong ngaco bukan karena saya goblok, tetapi karena saya harus menghindari UU ITE,” paparnya.

Ronny Talapessy tuding Deolipa sibuk manggung

Sebelumnya, pengacara baru Richard Eliezer, Ronny Talapessy, mengatakan salah satu alasan kliennya mencabut kuasa dari Deolipa Yumara karena ia dinilai sibuk manggung. Bahkan, Robby menyebut selama lima hari menjadi kuasa hukum Richard, Deolipa tak pernah bekerja.

Advertisement

“Dibilang lima hari dia bekerja. Dia tidak bekerja lima hari. Karena dia sibuk manggung dari panggung ke panggung,” kata Ronny kepada wartawan, Senin, 15 Agustus 2022.

Menurutnya, ini yang membuat Bharada tidak nyaman dengan Deolipa. Sampai pada akhirnya, Bharada E mencabut kuasa dari Deolipa dan menujuk dirinya sebagai kuasa hukum yang baru.

Ronny Talapessy ditunjuk sebagai kuasa hukum Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E yang baru setelah mencabut kuasa pengacara sebelumnya, Deolipa Yumara dan Muh Burhanuddin. Ronny mengatakan ditunjuk menjadi pengacara Richard Eliezer per 10 Agustus, bertepatan dengan surat pencabutan kuasa Deolipa Yumara dan Burhanuddin.

Baca juga: Ferdy Sambo Lapor Kapolri Beberapa Jam setelah Pembunuhan Brigadir J, Kasus Simpang Siur

Advertisement





Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.