Connect with us

HEALTHNEWS

Dwi Handa Hamil Anak Kedua saat Anak Pertama Belum Lepas ASI

Published

on


Kabar bahagia datang dari salah satu selebgram Tanah Air. Dwi Handayani Syah Putri atau yang lebih populer dengan nama Dwi Handa hamil anak kedua. Hal tersebut baru saja disampaikan Dwi Handa melalui beberapa unggahan di akun Instagram pribadinya.

Alhamdulillah gaisss aku sudah #18weekspregnant, hehehe… Freya akan jadi kakak meskipun belum bisa pisah dari nen Mama. Doain ya, semoga sehat-sehat selalu, dan semoga teman-teman yang lagi menunggu juga dimudahkan Allah untuk segera punya keturunan. Begitupun yang lagi mencari jodoh semoga segera didekatkan. Aamiin,” tulisnya melengkapi kolom caption

Artikel terkait: Tasya Farasya hamil anak pertama: “Hadiah terindah di ultah pernikahan kami!”

Cerita Dwi Handa Hamil Anak Kedua

Dwi Handa mengisahkan bahwa dirinya mulai merasakan tanda-tanda kehamilan saat tengah berlibur di Bali sekitar akhir tahun 2020 lalu. Kala itu ia merasakan bagian nyeri di pinggang seperti gejala PMS (sindrom pramenstruasi). Ia juga sempat merasa mual.

Bahkan sewaktu di Bali, Dwi Handa sempat bermain wahana watersport. Hanya saja, setiap kali melompat atau melewati rintangan, ia merasakan perut bawahnya terasa seperti melilit. Lagi-lagi dirinya tak menyadari, Dwi Handa masih mengira apa yang ia rasakan hanya efek permainan tersebut. 

dwi handa hamil

“Bener-bener tiap malam sakit pinggang terus mual banget. Aku pikir ya biasalah mau menstruasi. Tapi aku baru inget pas sampe Jakarta, lah kan gua telat nih, harusnya dapet minggu kemarin! Gak sadar, bos,” seru ibu satu anak ini.

Dwi Handa segera ingin menjawab rasa penasarannya itu. Ia kemudian melakukan pemeriksaan memakai testpack untuk memperoleh kepastian. 

“Pas di-test hasil garisnya tuh naik cuma 1, terus aku dalam hati ‘Tuh kan gak hamil, orang mau dapet, paling cuma telat aja’. Tapi habis itu gak lama langsung muncul garis satu lagi, hahaha!” kisahnya.

Anak Pertama Dwi Handa, Freya, Belum Lepas dari ASI

dwi handa hamil

Tak lama setelah itu, Dwi bersama sang suami mengunjungi dokter untuk memeriksakan kandungan. Mereka juga mengajak serta Freya menengok calon adiknya.

“Wah, alhamdulillah! Ada detak jantung adek bayi, Sayang,” seru perempuan yang akrab disapa Mawik ini dalam salah satu potongan video yang ia unggah.

Meski cukup terkejut dengan kehamilannya, Dwi Handa dan sang suami mengaku bersyukur kembali diberi kepercayaan memiliki anak kedua. Toh, dirinya dan suami memang sudah mulai ada pembicaraan tentang rencana untuk menambah momongan lagi.

dwi handa hamil

Walaupun begitu, sejujurnya ia sempat kepikiran juga. Pasalnya, Freya si putri sulung masih belum bisa lepas dari ASI hingga saat ini.

“Mohon doanya selalu ya semuanya, supaya adik bayi sehat, kaka Freya juga sehat dan segera lupa sama nen Mama,” pungkas Dwi Handana.

Artikel terkait: Susah menyapih anak? Contek cara unik selebgram ini dalam menyapih sang buah hati

Tips Bagi Bumil yang Menyusui

Hamil Anak Kedua, Dwi Handa:

Tetap menyusui saat tengah menjalani masa kehamilan memang bukan hal yang mustahil. Nah, agar Bunda dan kedua buah bagi tetap sehat, berikut ini beberapa tips yang perlu diterapkan dikutip dari Alodokter.

  1. Konsumsi makanan bergizi seimbang dengan tambahan kalori, banyak minum, dan lebih banyak beristirahat. Ingatlah bahwa Bunda membutuhkan lebih banyak energi dan kedua buah hati memerlukan zat gizi yang mencukupi.
  2. Jika Bunda memiliki masalah medis atau menjadi vegetarian atau vegan, berkonsultasilah kepada dokter atau ahli gizi untuk memastikan Bunda memperoleh semua zat gizi yang dibutuhkan.
  3. Jika Si Kakak berusia di bawah satu tahun dan jumlah ASI Bunda berkurang, konsultasikan dengan dokter mengenai perlunya susu formula sebagai tambahan ASI.
  4. Apabila puting payudara terasa sakit, kompres dengan air dingin atau oleskan pelembab.
  5. Agar lebih nyaman dan tidak cepat lelah, disarankan menyusui dalam posisi duduk atau tidur miring.

Hamil Anak Kedua, Dwi Handa:

Namun perlu diingat ya, Parents, bahwa bumil diminta untuk  menyapih anak yang lebih besar jika dalam kondisi tertentu, seperti:

  • Menjalani kehamilan berisiko tinggi.
  • Pernah mengalami keguguran atau persalinan prematur sebelumnya.
  • Mengalami perdarahan di vagina.
  • Sedang mengandung anak kembar.
  • Berat badan Bunda tidak sesuai dengan umur kehamilan.
  • Sering mengalami nyeri atau kontraksi rahim.

****

Nah, itulah tadi kisah tentang Dwi Handa hamil anak kedua saat anak pertamanya masih belum bisa lepas dari ASI. Kita doakan saja ya Parents, semoga bumil dan si kecil senantiasa sehat. Ngomong-ngomong, Bunda di rumah pernah punya pengalaman serupa?

Baca juga:

Anak Selebgram Rachel Vennya di bully lagi, bagaimana menyikapinya?

Viral! Selebgram ini dianggap promosikan pernikahan dini, apa dampaknya?

Kabar duka, anak kedua Selebgram Hassan Alaydrus meninggal dunia

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HEALTHNEWS

Maag Kronis – Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Published

on

By


Parents mengalami sakit maag berulang atau berlangsung lama? Bisa jadi Anda terkena penyakit maag kronis. 

Memang, ini merupakan penyakit kronis yang paling umum dan bisa dialami oleh banyak individu. Meski begitu, apabila kondisi maag tidak segera diatasi, hal ini akan menimbulkan komplikasi serius seperti adanya risiko kanker lambung.

Lantas, apa saja gejala dan cara mengatasi penyakit kronis yang satu ini? Yuk, simak penjelasan selengkapnya sebagai berikut!

Artikel terkait: 5 Rekomendasi Obat untuk Mengatasi Sakit Maag pada Anak

Maag Kronis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Maag kronis atau bahasa medisnya gastritis kronis adalah salah satu penyakit kronis yang paling umum. Diperkirakan, lebih dari separuh populasi dunia, ratusan juta orang, mengidap penyakit ini dengan derajat keparahan yang berbeda-beda. 

Kondisi ini terjadi ketika lapisan dinding lambung (mukosa lambung) yang berfungsi sebagai perlindungan, meradang atau mengalami iritasi dalam jangka waktu lama. Bila dibiarkan, maag kronis bisa menimbulkan komplikasi yang berbahaya bagi pengidapnya.

Perlu dicatat, maag kronis tidak selalu bergejala. Jika ada, gejala biasanya muncul perlahan dan umumnya mencakup kondisi berikut ini:

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut bagian atas (ulu hati)
  • Rasa terbakar atau perih di ulu hati
  • Kembung
  • Gangguan pencernaan
  • Begah atau rasa cepat kenyang walau porsi makan sedikit
  • Sering bersendawa
  • Mual dan muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan turun tanpa disengaja
  • Perdarahan lambung yang ditandai dengan tinja berwarna kehitaman seperti kopi

Diagnosis Maag Kronis

maag kronis

Untuk mendiagnosis maag kronis, dokter akan melakukan wawancara mendalam yang mencakup riwayat penggunaan obat-obatan seperti aspirin, antinyeri golongan obat antiinflamasi non steroid (OAINS), serta kebiasaan konsumsi alkohol dan riwayat perjalanan ke negara-negara endemis infeksi bakteri H. pylori. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik pada perut.

Berdasarkan hasil wawancara dan temuan dari pemeriksaan fisik, sejumlah pemeriksaan penunjang berikut mungkin diperlukan untuk mengonfirmasi diagnosis maag kronis sekaligus menentukan penyebabnya:

  • Melakukan pemeriksaan untuk melihat ada tidaknya bakteri H. pylori yang menyebabkan perlukaan lambung. Pemeriksaan bisa berupa tes darah, analisis tinja atau uji napas urea (urea breath test).
  • Pemeriksaan darah untuk melihat ada tidaknya anemia (kekurangan sel darah merah).
  • Melakukan Pemeriksaan darah untuk menemukan antibodi yang secara keliru memicu respon kekebalan tubuh terhadap sel-sel lambung. 
  • Pemeriksaan fungsi hati dan ginjal.
  • Melakukan Pemeriksaan tinja untuk melihat ada tidaknya perdarahan lambung.

Pemeriksaan lain yang juga mungkin dilakukan yakni:

  • EGD (esophagogastroduodenoscopy) atau disebut gastroskopi. Ini merupakan endoskopi saluran cerna bagian atas. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memeriksa tanda-tanda peradangan pada dinding lambung dengan memasukkan selang berkamera melalui mulut menuju kerongkongan, lambung, dan usus dua belas jari. Biasanya, dilakukan pula biopsi jaringan untuk melihat ada tidaknya infeksi bakteri H. pylori. 
  • Barium swallow atau disebut juga upper gastrointestinal (UGI) series. Pada, pemeriksaan ini diambil beberapa foto rontgen saluran cerna secara serial. Sebelumnya, individu diminta untuk menelan cairan yang mengandung barium. Cairan ini akan melapisi bagian dalam lambung, kerongkongan, dan usus dua belas jari, sehingga kelainan anatomi seperti ulkus, polip, atau kelainan lainnya, lebih terlihat dengan sinar X.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyakit Maag Kronis Jangan Diabaikan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Maag kronis bisa disebabkan oleh berbagai hal, di antaranya:

  • Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) jangka panjang seperti ibuprofen, piroxicam, mefenamic acid, meloxicam, methampyrone, dan lain sebagainya. 
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan.
  • Infeksi bakteri H. pylori. 
  • Penyakit tertentu, seperti diabetes atau gagal ginjal.
  • Sistem kekebalan tubuh yang melemah.
  • Mengalirnya cairan empedu ke dalam lambung (refluks).
  • Stres psikologis yang intens.

Berdasarkan penyebab-penyebab ini, maag kronis dibagi menjadi beberapa tipe, yakni:

  • Tipe A disebabkan oleh reaksi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel-sel lambung. Selanjutnya, hal Ini akan meningkatkan risiko individu mengalami kekurangan vitamin, anemia, dan kanker.
  • Tipe B disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori. Tipe ini adalah yang paling umum ditemukan sebagai penyebab maag kronis. Dalam jangka panjang, dapat terjadi tukak pada lambung dan usus dua belas jari, serta kanker. 
  • Tipe C disebabkan oleh iritasi bahan kimia seperti OAINS, alkohol dan cairan empedu. Ketiganya menyebabkan erosi dinding lambung sehingga terjadi perdarahan.

Tipe lain maag kronis bisa disebabkan oleh kekurangan protein (giant hypertrophic gastritis) atau terjadi bersamaan dengan adanya kondisi alergi seperti asma atau eksim (eosinophilic gastritis).

maag kronis

Di samping penyebab-penyebab di atas, risiko mag kronis juga meningkat bila gaya hidup atau pola makan seseorang memicu perubahan pada dinding lambung, seperti:

  • Sering mengonsumsi makanan tinggi garam atau pengawet
  • Mengonsumsi makanan tinggi lemak dan minyak, khususnya asam lemak jenuh dan asam lemak trans
  • Merokok
  • Mengonsumsi alkohol jangka panjang
  • Menggunakan narkoba seperti kokain
  • Adanya stres psikologis yang berkepanjangan akibat tuntutan pekerjaan atau peristiwa yang traumatis 

Artikel terkait: 7 Makanan penyebab maag pada anak, apa saja yang harus dikurangi?

Cara Mengobati 

Penyakit Maag Kronis Jangan Diabaikan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Sesuai namanya “maag kronis”, artinya kondisi ini dapat terus menerus ada. Oleh sebab itu, pengobatan tidak bertujuan untuk menyembuhkan secara total melainkan untuk mengelola gejala dan meningkatkan kualitas hidup pengidapnya. 

Pada prinsipnya, pilihan jenis pengobatan bergantung pada tipe, penyebab dan tingkat keparahan penyakit. Umumnya, ini mencakup pemberian obat-obatan dan pengaturan pola makan. 

Pada maag kronis tipe A, pengobatan ditujukan untuk mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan kekurangan zat gizi yang terjadi. Pada tipe B, perlu digunakan antibiotik untuk menghilangkan bakteri H. pylori. Dan pada tipe C, pemicu maag seperti OAINS dan alkohol perlu dihentikan konsumsinya untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada lambung.

Penyakit Maag Kronis Jangan Diabaikan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Pada semua tipe maag kronis, digunakan obat-obatan yang bertujuan untuk mengurangi kadar asam lambung. Tiga golongan obat yang kerap digunakan yakni:

  • Antasida. Obat golongan ini biasanya mengandung garam basa magnesium, kalsium, natrium, atau aluminium untuk menetralkan asam lambung. Namun, obat antasida kadang menyebabkan sembelit atau diare.
  • Penghambat pompa proton (Proton-pump inhibitors/PPIs). Obat-obat ini menurunkan produksi asam lambung. Yang bisa dibeli secara bebas yakni lansoprazole dan omeprazole dosis rendah. 
  • Penghambat reseptor H2 (H2 blockers). Golongan ini merupakan antihistamin yang membantu mengurangi produksi asam lambung. Sebagian besar obat golongan ini bisa dibeli secara bebas.

Terkait dengan pola makan, individu dengan maag kronis perlu:

  • Mengurangi atau bahkan menghindari konsumsi alkohol
  • Hindari makanan pedas
  • Menghindari makanan tinggi lemak dan berminyak seperti gorengan
  • Menghindari makanan asam seperti jus dan buah jeruk
  • Makan dalam porsi yang sedikit tapi sering (5-6 kali sehari)
  • Mengurangi konsumsi garam
  • Mengurangi konsumsi daging merah

Artikel terkait: 9 Cara alami atasi maag saat hamil, Bunda wajib tahu!

Penyakit Maag Kronis Jangan Diabaikan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Konsumsi makanan sehat dan seimbang yang kaya antioksidan, serat dan probiotik juga dapat membantu. ini bisa didapat dari buah dan sayuran segar, roti/pasta/nasi/serealia dari biji-bijian utuh, produk fermentasi seperti yogurt, serta protein tanpa lemak (dada ayam, ikan, polong-polongan, kacang kacangan, dan biji-bijian).

Sebagian individu dengan maag kronis juga bisa mendapatkan manfaat dari konsumsi makanan yang bersifat antiseptik seperti bawang putih, jintan, jahe, temulawak, cranberi, dan paprika.

Di samping itu, perlu dilakukan perubahan gaya hidup yang mencakup berhenti merokok, rutin berolahraga, minum air putih 2-2,5 L per hari, sebisa mungkin menghindari penggunaan OAINS, dan mengelola stres.

Komplikasi yang Perlu Diwaspadai

maag kronis

Maag kronis biasanya cepat membaik segera setelah pengobatan dimulai. Namun bila tidak diobati, dapat berkembang ke titik di mana dinding lambung mengalami kerusakan parah sehingga individu berisiko mengalami:

  • Tukak lambung. Setelah luka dalam (ulkus) mulai terbentuk, proses ini secara progresif akan merusak jaringan sekitar sehingga semakin melebar. Ulkus yang berat pada akhirnya dapat menyebabkan perdarahan lambung, yang bersifat mengancam jiwa.
  • Anemia akibat kekurangan zat besi. 
  • Anemia akibat perdarahan lambung.
  • Kekurangan vitamin B-12.
  • Pertumbuhan abnormal di dalam lambung seperti polip dan tumor lambung.

Meski risikonya rendah, individu dengan maag kronis yang tidak diobati juga lebih berisiko mengalami kanker lambung ketimbang populasi umum. Oleh sebab itu, jangan pernah remehkan penyakit maag. Segeralah konsultasi ke dokter dan mencari pengobatan meski gejala hanya timbul sesekali atau tidak mengganggu.

***

Baca juga: 

id.theasianparent.com/obat-diare

id.theasianparent.com/cara-membuat-oralit-untuk-bayi

id.theasianparent.com/sakit-maag-saat-hamil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.



Sumber Berita

Continue Reading

HEALTHNEWS

8 Cara Membedakan PMS dan Tanda Kehamilan, Pahami, Bun!

Published

on

By


8 Cara Membedakan PMS dan Tanda Kehamilan, Pahami, Bun! | HealthNews.id – HealthNews



Sumber Berita

Continue Reading

HEALTHNEWS

Laki-laki Menikah Punya Sahabat Perempuan, Wajar kah?

Published

on

By


Kita pasti punya sahabat, geng-gong, teman dekat yang jadi tempat buat asik-asikan bareng. Entah teman lama dari kuliah, teman SD, teman kerja, teman tapi mesra, apa pun, lah. Tapi gimana kalau sampai kita nikah kita punya sahabat perempuan? Apa itu jadi satu hal yang wajar dan biasa aja atau nggak?

Ada studi kasus nih, dari Fatherly terkait sama persahabatan dengan perempuan. Menurut studi tersebut, laki-laki single punya sahabat perempuan itu bisa jadi salah satu dari mereka itu jadi calon istrinya. Jadi disadari atau nggak, ternyata persahabatannya itu bermodus. Terus gimana kalau yang udah nikah?

Ternyata, nggak ada bedanya laki-laki single sama yang udah nikah. Persahabatan laki-laki sama perempuan ini disebut sebagai persahabatan platonis. Maksudnya emang si laki-laki ini punya modus, dan biasanya modusnya itu udah mencapai daya tarik seksual.  Jadi, laki-laki cenderung mendeskripsikan teman perempuan sebagai “lawan jenis yang bikin gue tertarik.”

Intinya, dari penelitian ini bilang kalau nggak ada sahabat yang murni dianggap sahabat, pasti ada rasa ketertarikan sama perempuan itu. Bener begitu? Ngaku!

Faktanya banyak laki-laki salah paham sama hubungan persahabatannya sama perempuan. Coba ingat-ingat, udah berapa cewek kita modusin jadi sahabat terus kita tembak, udah yakin diterima karena udah deke, eh ditolak mentah-mentah. Ini karena di pikiran si cewek, kita itu udah nyaman dijadiin teman aja. Kalau dulu sempet dibilang, “Udah enak jadi teman aja,” itu beneran karena dia emang niat dekat sama kita karena emang mau jadi teman aja. Nggak lebih.

Jadi, pertanyaannya boleh nggak punya sahabat perempuan? Ya, ini sih, balik lagi sama diri kita sendiri. Netizen di luar sana punya pemikiran yang beda-beda soal hubungan, banyak yang ngerasa hubungan ini nggak wajar dilakukan kalau kita udah nikah tapi gak sedikit yang justru ngerasa wajar bahkan kala sampai bisa kayak TTM sama sahabat perempuan kita

“Aneh, sih,” kata Harry temen kita dari Bukit Pamulang Indah Tangerang, “Apalagi kalau dia bisa lebih dekat sama itu sahabat dibanding sama istrinya,” katanya. Menurut Harry, bapak-bapak yang punya sahabat perempuan itu bisa dibilang di antara batas wajar dan nggak wajar, bisa jadi nggak apa-apa tapi ada cenderung kecurigaan juga.

Hal ini juga ditanggapi sama Bajey temen kita dari Bukit Cimanggu Bogor, menurutnya bisa jadi nggak masalah kalau sahabat perempuan itu juga kenal dekat dengan istri dari si laki-laki. “Ya, yang nggak baik kalau si laki-laki lebih banyak curhat sama sahabatnya dibanding sama istri, komunikasi suami-istri nya berarti nggak ideal harusnya istri jadi lingkaran yang terdalam,” katanya.

Hayoo… siapa nih, yang punya sahabat perempuan? Hati-hati ah kalau kita lebih nyaman cerita sama sahabat perempuan, bukan apa-apa takutnya nanti malah bisa lebih dari sahabat. Atau sebenernya  jangan-jangan itu terjadi karena kita punya masalah rumah tangga?  Bukannya diselesaikan masalahnya malah kita dekat sama sahabat perempuan kita.  Ayo, udah saatnya 2019 ganti teman curhat, kita harus kembali curhat semua hal ke istri kita jangan sahabat perempuan apalagi TTM, Teman Tapi Mencium, bahaya, ah…





Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
  • Sebuah galat telah terjadi, yang kemungkinan berarti umpan tersebut sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Trending