Connect with us
google.com, pub-3471700597902966, DIRECT, f08c47fec0942fa0

MEDIA TERKEMUKA

Laporan: Lebih Banyak Serangan Cryptocurrency di 2022

Published

on


Jakarta, temposiana.com – Serangan siber yang berlangsung di sepanjang 2021 tercatat terus beradaptasi demi mengejar keuntungan. Karena kebanyakan dari mereka dimotivasi oleh uang, ancaman finansial selalu menjadi salah satu bagian terpenting dari lanskap ancaman siber.

Melihat kembali peristiwa dan tren krusial yang membentuk sektor ancaman keuangan pada tahun 2021, para peneliti Kaspersky telah memperkirakan beberapa lanskap yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2022. Berikut adalah prediksi utama mereka:

Serangan mata uang kripto yang ditargetkan akan semakin tumbuh

Advertisement

Karena cryptocurrency adalah aset digital dan semua transaksi dilakukan secara online, ia menawarkan anonimitas kepada pengguna. Ini adalah fitur menarik untuk para kelompok kejahatan siber.

Namun, bukan hanya organisasi penjahat dunia maya tetapi aktor ancaman yang disponsori negara turut menargetkan industri ini. Dalam prediksinya, kelompok APT  bangkit untuk menyerang bisnis cryptocurrency secara agresif, dan aktivitas ini masih akan terus berlanjut di tahun depan.

Ancaman berbasis perangkat keras kripto

Sementara serangan cryptocurrency menjadi lebih bertarget, para pelaku kejahatan siber terus menemukan cara baru untuk mencuri aset keuangan investor.

Dalam hal peluang investasi cryptocurrency, pada peneliti dalam hal ini  menyimpulkan bahwa pelaku kejahatan siber akan memanfaatkan pembuatan dan penjualan perangkat ilegal dengan backdoor, diikuti oleh kampanye rekayasa sosial dan teknik lain untuk mencuri aset keuangan korban.

Advertisement

Akselerasi dan peningkatan Infostealer

Kesederhanaan, keterjangkauan, dan efektivitas dalam serangan akan memainkan peran kunci dalam mengadopsi Infostealer terhadap aset keuangan, setidaknya sebagai pengumpul data tahap pertama.

Pelaku ancaman yang berbeda akan memanfaatkannya untuk membuat profil korban untuk serangan lebih lanjut. Ini termasuk tetapi tidak terbatas pada serangan Ransomware yang ditargetkan, serangan bertarget tradisional, dan lainnya.

Trojan mobile banking meningkat

Fenomena mobile banking yang telah didorong oleh pandemi juga semakin lebih matang. Pakar Kaspersky memprediksi lebih banyak Trojan mobile banking untuk platform Android, terutama RAT yang dapat menghindari sistem keamanan yang diadopsi oleh bank (seperti OTP dan MFA), dan akan bergerak secara global.

Advertisement



Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *