Connect with us

MEDIA TERKEMUKA

Literasi Digital Untuk Milenial Guna Tingkatkan Komunikasi

Published

on


BuzzFeed – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) adakan seminar online terkait Literasi Digital dengan tema “Literasi Digital bagi Kaum Milenial Dalam Meningkatkan Komunikasi ”.

Dalam seminar kali ini juga menghadirkan Muzzammil Yusuf, Anggota Komisi I DPR RI. Semuel Abrijani Pangerapan, Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI serta Rudi Lumanto selaku Chairman CSIRT.ID.

Seminar ini diinisiasi oleh Kementerian Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang tujuan untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan bisnis serta pemberdayaan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat.

Advertisement

Muzzammil Yusuf dalam ketarangannya menyampaikan bahwa memperoleh informasi itu adalah hak, seperti yang tertuang pada pasal 28F UUD 1945.

“Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia” katanya, Senin (20/06/2022).

Meski demikian menurut anggota Komisi I DPR RI ini dalam pemanfaatan dan penggunaan internet juga rentan dengan hal-hal negatif atau penyalahgunaan seperti penyebaran hoax dan adu domba. Juga terdapat penipuan dan aksi kejahatan, cyberbullying, kecanduan gadget dan game online, peretasan, pornografi atau pornoaksi, perjudian dan lain sebagainya.

Untuk itu menurutnya diperlukan literasi digital agar masyarakat Indonesia mendapatkan informasi yang berguna. Terutama berguna dalam pengunaan media digital dan pemanfaatan internet untuk Literasi Digital bagi Kaum Milenial dalam meningkatkan komunikasi.

Semuel Abrijani juga menyampaikan, bahwa literasi digital merupakan kemampuan yang paling krusial dalam menghadapi teknologi saat ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi secara offline dan juga cermat dalam menggunakannya.

Advertisement
Advertisement. Scroll to continue reading.

Semmuel mengajak bersama-sama wujudkan cita-cita bangsa Indonesia dengan menjadikan masyarakat madani berbasis teknologi.

“Kemampuan yang kita miliki serta keunggulan yang terus dijaga akan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang hebat dan besar, serta menjadi unggul dalam segi sumber daya manusia,” katanya.

Sementara itu menurut Rudi Lumanto, literasi digital bagi kaum milenial patut menjadi perhatian.

“Literasi digital itu adalah kemampuan untuk menggunakan informasi dan teknologi komunikasi, untuk mencari evaluasi, membuat dan informasi komunikasi. Dengan adanya digital proses komunikasi bisa bergerak cepat dan tidak hanya satu arah, dengan adanya digital juga bisa berkomunikasi kapan saja, dimana saja juga pada waktu yang sama,” paparnya.

Perkembangan era digital selain berpengaruh kepada perkembangan digital yang juga mempengaruhi pengguna atau user dari digital itu sendiri. Pengaruh yang ada mulai dari jumlah pengguna digital hingga lama waktu penggunaan perangkat digital. Hal ini juga berpengaruh terhadap cara berkomunikasi kaum milenial, mereka mulai cenderung lebih suka digital dibanding kan tatap muka, seringnya singkat namun bisa berlama-lama, pararel dengan mengerjakan hal lain secara multitasking, bermain online game sebagai sarana menambah kontak.

Advertisement

Gaya medsos milenial pun cenderung berubah, mulai dari yang hanya mengiinginkan hiburan, receh, kadang tidak penting, kadang juga tidak jelas, lebay dan dramatis.

Hal tersebut penting untuk mwnentukan bagaimana meningkatkan komunikasi. Untuk itu Rudi memberikan tips, antara lain optimal dalam penggunaan sarana digital seperti mobile phone, aplikasi, pahami fitur aplikasi, optimal dalam penggunaan dan penulisan konten, teks atau chat, gambar, video, karena menurutnya etika di darat berlaku juga di dunia digital. Optimal dalam berkomunikasi yang responsif, memahami lawan bicara, menggunakan sarana dan format yang paling pas juga meningkatkan hubungan emosional dua arah.

Advertisement. Scroll to continue reading.





Sumber Berita

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.