Connect with us

MEDIA TERKEMUKA

Mengungkap Arti Deretan 16 Angka di Kartu Kredit

Published

on


TEMPO.CO, Jakarta -Bagi pengguna kartu kredit, pastinya sudah tidak asing dengan deretan angka yang kerap dijumpai di kartu kredit Anda. Umumnya deret angka tersebut berjumlah 15 hingga 16 digit, yang nyatanya memiliki makna tersendiri.

Arti Barisan Angka 

Dilansir dari tempo.co yang terbit pada oktober 2021, secara garis besar, digit angka tersebut digunakan untuk mengidentifikasi pengguna sekaligus penyedia kartu kredit. Setiap digit angka memiliki maksud untuk pengidentifikasian user dan penyedia kartu kredit. 

Berikut arti digit dalam setiap kartu kredit:

Advertisement

Digit pertama kartu kredit berfungsi untuk mengidentifikasi jenis industri penyedia layanan kartu kredit. Digit ini biasanya disebut sebagai Major Industry Identifier (MII). Berikut adalah MII terpopuler yang sering dipakai dan jenis industri yang ada di baliknya:

1: Industri Penerbangan

2: Industri Penerbangan dan Keuangan

3: Travel dan Hiburan (Salah satunya adalah American Express)

4: Keuangan dan Perbankan (Visa)

Advertisement

5: Keuangan dan Perbankan (MasterCard)

6: Perdagangan dan Perbankan (Discover)

7: Industri Perminyakan

8: Industri Penyedia Layanan Kesehatan dan Komunikasi

9: Lembaga Pemerintah 

Advertisement
  • Digit kedua hingga keenam

Lima digit setelah digit pertama atau digit kedua hingga keenam, umumnya secara spesifik merupakan identitas bank atau Industri penyedia layanan kartu kredit. Lima digit ini juga disebut sebagai Issuer Identification Number (IIN) atau Bank Identification Number (BIN). lain halnya dengan digit pertama, lima digit IIN atau BIN merupakan kombinasi acak banyak nomor yang berbeda di tiap-tiap bank atau industri penyedia kartu kredit. 

  • Digit ketujuh-kelima belas

Apabila dua deretan digit sebelumnya merupakan identifikasi bank dan perusahaan penyedia layanan kartu kredit, maka digit ketujuh hingga kelima belas alias 9-12 digit ketiga merupakan identitas pengguna layanan kartu kredit.

Tiap penyedia layanan kartu kredit biasanya memiliki jumlah digit yang berbeda-beda. Beberapa bank menyediakan sembilan digit angka untuk penggunanya, sementara bank lain bisa saja menyediakan 12 angka untuk penggunanya. 

Digit terakhir dalam kartu kredit memiliki fungsi yang jauh berbeda dengan digit lainnya. Apabila digit-digit sebelumnya merupakan bentuk identifikasi atas pengguna dan penyedia kartu kredit, digit terakhir kartu kredit berfungsi untuk keamanan.

Digit terakhir yang sering disebut sebagai check sum ini bekerja dengan menggunakan algoritma Luhn. Algoritma ini berfungsi sebagai pendeteksi kesalahan-kesalahan yang muncul ketika kartu kredit digunakan.

Font Khusus, Apa Itu? 

Kemudian yang menarik dari sekeping kartu kredit adalah font khusus untuk mencetak angka dan huruf di kartu kredit. Perhatikan angka dan huruf yang tercetak di kartu kredit Anda. Jenis font yang digunakan namanya font “Kredit”. Jenis font ini digunakan dalam pembuatan kartu kredit di seluruh dunia hingga saat ini. 

Selain itu ada juga nomor dalam kartu kredit yang ditulis secara timbul. Hal ini bermula pada tahun 60-an ketika penggunaan kartu kredit menyebar dengan luas. Pencetakan dengan gaya emboss alias timbul tersebut bertujuan untuk memudahkan penyalinan nomor kartu pada kertas karbon. 

Advertisement

Tujuan lainnya, kartu kredit yang dicetak dengan angka dan huruf timbul lebih ramah bagi customer kartu kredit difabel yang ingin belanja secara praktis. Hal tersebut membuat mereka lebih mudah mengenali nomor kartu mereka. 

Yang terakhir, 15-16 digit kartu kredit merupakan kombinasi algoritma yang terenkripsi. Digit-digit pada kartu kredit tersebut menjadi ciri khas yang membedakan sebuah kartu dengan kartu perbankan lainnya. Algoritma ini harus terdaftar sebelumnya untuk menghindari pemalsuan kartu. 

DANAR TRIVASYA FIKRI
Baca juga : Tips Bijak Gunakan Kartu Kredit Ala Tarra Budiman

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.

Advertisement





Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.