Connect with us

MEDIA TERKEMUKA

Milenial dan Eksistensinya Dalam Menangkal Hoaks

Published

on


BuzzFeed – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) adakan seminar online Literasi Digital. Seminar ini dengan mengangkat tema: “Eksistensi Milenial dalam Menangkal Hoaks”, Minggu (19/06/2022).

Seminar ini menghadirkan Abdul Kharis Almasyhari Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Semuel Abrijani Pangerapan Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo serta Zakky Mustofa Zuhad Ketua BEM UNS tahun 2021.

Seminar ditujukan untuk memberikan informasi pada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh APTIKA. Untuk mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.

Advertisement

Abdul Kharis Almasyhari mengapresiasi seminar ini dengan menuturkan bahwa dalam era post-truth seperti sekarang ini sesuatu yang berulang-ulang akan dianggap suatu kebenaran. Namun menurutnya permasalahannya dewasa ini adalah siapa yang berhak untuk mengatakan mana yang benar dan mana yang salah (hoaks). Oleh karena itu menurutnya untuk mencegah penyebaran hoaks yaitu dengan tidak menyebarkan irformasi yang dianggap kurang ter-validasi kebenarannya.

Abdul Kharis memberikan cara efektif untuk mencegah penyebaran hoaks adalah dengan tidak menyebarkannya. Maka hoaks akan dengan sendiri nya tidak akan berkembang.

Semuel Abrijani Pangerapan juga menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi yang semakin maju dengan adanya pandemi Covid-19 telah mendorong kita untuk berinteraksi dan melakukan berbagai aktivitas melalui platform digital.

“Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat inilah yang semakin mempertegas bahwa kita berada di era percepatan trasnformasi digital,” katanya dalam seminardaring ini.

Guna menjalankan salah satu mandat tersebut terkait pengembangan SDM digital kementerian Kominfo bersama gerakan nasional literasi digital, serta jejaring memberikan perhatian informasi digital yang menjadi kemampuan digital ditingkat dasar bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Advertisement
Advertisement. Scroll to continue reading.

Oleh karena itu, selalu diperlukan kolaborasi yang baik dari masyarakat dengan pemerintah agar masyarakat tidak tertinggal dalam proses percepatan transformasi digital.

Sementara itu Zakky Mustofa mengatakan, bahwa representasi kaum muda penyebab orang terkena hoaks karena seringnya melihat sebuah konten, makin mudah mereka mempercayainya. Banyak orang sebenarnya tidak membaca konten yang mereka bagikan. Orang sering tidak mempertimbangkan legitimasi sumber berita.

“Orang mengukur legitimasi konten dari berita terkait dan Orang cenderung mudah kena bias konfirmasi,” katanya.

“Oleh karena itu agar kita tidak terpengaruh hoak, tips-tips untuk menangkal hoaks yaitu cermati alamat situs. Hati-hati dengan judul provokatif. Cek keaslian foto. Periksa fakta dan ikut serta komunitas atau grup diskusi anti-hoax dan lain lain,” imbuhnya.

Mantan BEM UNS ini mengajak bangun kesadarkan dalam membangun bangsa Indonesia. Kita harus berhati-hati dan bijak dalam era digital ini.

Advertisement





Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.