Connect with us
google.com, pub-3471700597902966, DIRECT, f08c47fec0942fa0

MEDIA TERKEMUKA

“Nikah Di Masjid Duluan, Pestanya Entah Kapan”

Published

on


POJOK News

“Yang Penting Nikah, Pesta Belakangan”

Oleh: Fathonie Abdullah
(Journalist-Researcher)

Advertisement

Gerimis di pagi hari Minggu (29/8/2021) tak menyurutkan hampir lima puluh orang para tamu undangan datang ke Masjid Al Ittihaad kawasan Tebet Mas (Tebet, Jakarta Selatan), yang sebagian besar menggunakan mobil untuk menghadiri acara pernikahan meski tanpa ada Umbul-Umbul dan Janur Kuning.

Rupanya, tak hanya menyediakan fasilitas cuci kendaraan bermotor, areal parkir (kapasitas sekitar 100 mobil dan 100 motor di ‘hangar’ tiga lantai; yang di lantai dua, karena kosong, digunakan belasan anak-anak dan remaja latihan Karate), Aula Serba Guna, Taman, dll; Masjid dua lantai yang cukup luas ini (sekitar 10.000 M2) juga menyewakan tempat untuk kegiatan pernikahan.

Menurut informasi ‘Bang Arab’ (panggilannya; karena wajahnya seperti orang Arab meski sebenarnya asli Sukabumi), Petugas Parkir yang juga ikut membantu bersih-bersih bersama dua rekannya yang lain karena tinggal di areal Masjid, “Selama (Pandemi) Covid (19), baru sekarang ada lagi yang kawinan…”

Sebenarnya, kegiatan seperti itu (termasuk pengajian rutin, dll) belum diperbolehkan; tapi karena yang menikah “Anaknya Pak Rum, Pengurus Masjid (Al Ittihaad), ” jelas Bang ‘Arab’; maka, tak ada Petugas Satpol PP yang berani datang meski jarak antara Kantor Kelurahan Tebet Barat dan Kecamatan Tebet dengan Masjid Al Ittihaad hanya puluhan meter saja jauhnya.

Cuaca kembali terang dan panas, meski sempat dua kali jeda turun gerimis hujan lagi meski hanya sebentar, dan para undangan sedang menikmati santapan yang telah dihidangkan pihak ‘catering’. Sementara, Bang ‘Arab’ dan rekannya plus Marbot Masjid sudah makan Bubur Ayam lebih dulu dari Pedagang yang menggunakan sepeda motor dan sudah biasa ‘nyelonong’ masuk ke areal Masjid sejak pagi menghampiri para langganannya di situ.

Advertisement

Adzan Dzuhur belum berkumandang. Acara pernikahan sudah selesai. Sementara, Anak-anak dan remaja yang masih berseragam ‘karakter keluyuran di luar areal Masjid Al Ittihaad mencari jajanan.
*****



Sumber Berita

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *