Proses waktu dan situasi pandemi, akhirnya sidang sengketa warisan anak-anak keturunan bos pendiri Sinar Mas Group menemui titik terang.

Sidang sengketa warisan anak-anak keturunan bos pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja senilai Rp737 triliun mencapai ending mediasi, yang melegakan pihak-pihak yang bersiteru hingga membawa efek negatif citra sang ayah yang legendaris.

Anak Eka Tjipta dari istri Lidia Herawati Rusly, Freddy Widjaja di dampingi oleh kuasa hukum Roy Rengga Ondang SH mewakili Fachmi Bachmid menghadiri sidang.

Hadir juga dalam persidangan kelima kuasa hukum pihak tergugat, kecuali tergugat pertama Teguh Ganda Widjaja, dia tidak hadir untuk kali kedua.

“Teguh Ganda Widjaja tidak hadir dan belum menunjuk kuasa hukum. Selebihnya lima tergugat yang lain sudah ada kuasa hukumnya. Sidang dilanjutkan mediasi karena hakim sudah 2 kali memberikan kesempatan kepada tergugat pertama,” kata Freddy Widjaja.

Freddy mengatakan, pihaknya beserta kelima tergugat sepakat sidang dilanjutkan secara mediasi dengan mediator dari hakim PN Jakarta Selatan.

“Penggugat dan para tergugat setuju untuk mediasi di Pengadilan Jaksel dengan hakim mediator yang ditunjuk oleh ketua majelis hakim,” ujarnya.

Sementara jadwal sidang mediasi, kata Freddy, disepakati pada 12 April. “Sidang mediasi disepakati 3 minggu kemudian atau pada 12 April 2021,” ungkapnya.

Sebelumnya, anak dari pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja, Freddy Widjaja mengajukan gugatan sengketa hak waris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Berkas gugatan tersebut terdaftar dengan nomor register 637/Pdt.G/2020/PN JKT.Sel.