Spektrum, Infrastruktur dan Pengembangan Ekosistem Digital Kunci Penting Implementasi 5G

  • Bagikan


Jakarta, Selular.ID – Telkomsel dan Indosat Ooredoo berhasil menjadi dua oprator yang memiliki layanan 5G di Indonesia. Pada fase awal penerapan jaringan super cepat generasi kelima ini tentu menjadi harapan tersendiri, karena ujung hasilnya langsung bertumpu pada ekonomi digital.

Kendati potensial, ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebenarnya, agar layanan 5G dapat berjalan secara sempurna sesuai harapan sekaligus cita-cita dari gelaran 5G ini di Tanah Air.

Kepada Selular, Frederic Chapelard, Sales and Business Management Unit Head, Mobile Networks, Nokia Indonesia menjelaskan sifat dari 5G yang transformatif dapat membawa dimensi baru bagi Indonesia.

Baca juga: Manfaatkan 26 Ghz, Smartfren Uji Coba 5G Cocok untuk Industri!

“Untuk konsumen di Indonesia dengan penerapan 5G mereka berarti akan mendapatkan manfaat dari layanan internet ultra yang super cepat (ultra-fast internet service) dan dimensi layanan yang sama sekali baru, sementara untuk industri dan perusahaan mereka akan bisa berinovasi dan mengubah diri mereka sendiri (bertranformasi) melalui peningkatan produktivitas dan model bisnis baru untuk memungkinkan Revolusi Industri ke-4,” jelas Frederic, Rabu (16/6).

Selain itu Frederic juga berharap Indonesia bisa menangkap pangsa pasar 5G secara utuh, mengingat keunggulan ekonomi yang dimilikinya di kawasan Asia, khususnya di Asia Tenggara membuat Indonesia sangat potensial untuk bertumbuh, sekaligus siap untuk memasuki tahapan industri berikutnya.

“Terlebih pemerintah Indonesia pun juga dengan jelas telah mengungkapkan visinya untuk penerapan 5G dan wilayah mana saja yang diyakini akan merasakan manfaat dari penerapan ini, terutama untuk bisa merangsang pertumbuhan ekonomi secara lebih luas, dan adanya inovasi di seluruh Indonesia terutama di daerah terpencil,” sambungnya.

Baca juga: Smartfren Beri Kode ‘Soon’ untuk Menggelar Layanan 5G di Tanah Air

Dengan mengembangkan ekosistem 5G kedepan akan ada lebih banyak cara lagi, bagi pemerintah Indonesia untuk melakukan inovasi dalam pengembangan ekonomi model baru, seperti menawarkan lebih banyak produk dan layanan yang dapat diekspor dari sektor-sektor yang telah ditingkatkan dengan penerapan 5G, terutama dalam domain aplikasi dan perangkat lunak.

Sekedar informasi, pemerintah akan memperluas jaringan telekomunikasi berkualitas seluler 5G ke empat wilayah strategis. Wilayah yang dimaksud antara lain wilayah yang memiliki pertumbuhan permintaan pasar, wilayah destinasi prioritas, lokasi industri manufaktur, dan Ibu Kota Negara Baru.

Frederic mengungkapkan untuk sampai tahap itu tentu butuh perjuangan, dan waktu tentunya. Yang dimana menurutnya peluncuran 5G di Indonesia prosesnya akan efektif dilakukan secara bertahap karena mengingat kendala infrastruktur dan geografis.

Baca juga: Jaringan 5G Akan ‘Menyapa’ di Empat Wilayah Strategis ini  

“Oleh karena itu, fokus awal harus pada alokasi spektrum dan kesiapan infrastruktur terlebih dahulu. Spektrum selalu menjadi tantangan tersendiri di Indonesia, karena selama 20 tahun terakhir untuk spektrum telah dialokasikan untuk layanan yang berbeda-beda, seperti layanan satelit dan broadband. Karena kondisi geografis Indonesia dengan banyak kepulauan ini membuat teknologi tertentu seperti satelit nirkabel menjadi yang paling efektif dalam membantu menghubungkan orang-orang di seluruh nusantara. Pemerinta Indonesia baru-baru ini telah melakukan beberapa fondasi awal untuk pengembangan serat optik secara nasional dan penyelesaian Palapa Ring, dan secara bersamaan para operator juga telah mulai melakukan transformasi untuk jaringan mereka masing-masing,” paparnya.

Kemudian selain spektrum dan infrastruktur, Frederic juga percaya bahwa yang juga harus menjadi fokus untuk penerapan 5G adalah adalah pengembangan ekosistem dan talenta digital yang sudah berkembang di Indonesia saat ini.

Menurutnya Indonesia telah menunjukkan posisinya sebagai pemimpin di Kawasan Asia dan di dunia dalam mengembangkan transformasi layanan digital, terutama dengan kehadiran Gojek, Tokopedia, dan Traveloka yang memiliki peran kunci dalam ekosistem 5G.

Baca juga: Asioti: Implementasi 5G di Sektor Industri Sangat Potensial  

“Dengan demikian, dalam medorong transformasi bagi masyarakat dan industri, Indonesia tidak hanya akan mendapatkan manfaat dari layanan 5G saja, tetapi juga bisa mengambil peran penting dalam pasar layanan digital global,” jelas Frederic.

Pemerintah Indonesia pun telah menunjukkan komitmen mereka untuk menerapkan teknologi 5G dan telah melakukan investasi yang cukup signifikan untuk meletakkan dasar bagi pengembangan 5G di masa depan.

“Meskipun pada awal implementasi kemungkinan besar tidak akan memberikan kemampuan sepenuhnya. Dengan alokasi spektrum di tahun-tahun mendatang, infrastruktur yang disiapkan dan ekosistem yang berkembang, lebih banyak manfaat akan diperoleh di setiap tahap implementasi 5G Indonesia,” tandasnya.



Sumber Berita

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *