Connect with us
google.com, pub-3471700597902966, DIRECT, f08c47fec0942fa0

MEDIA TERKEMUKA

Top 10 Marketplace di Indonesia Q3-2021

Published

on


Jakarta, temposiana.com – Tokopedia dan Shopee mendominasi lokapasar online selama kuartal ketiga 2021, disusul Bukalapak, Lazada dan Blibli. Hal itu diungkap oleh iPrice, situs agregasi belanja daring.

Menurut laporan iPrice, e-commerce lokal dan regional masih tetap imbang pada 10 peringkat teratas e-commerce dengan jumlah pengunjung website bulanan terbanyak. Laporan iPrice ini mengungkapkan bahwa 5 e-commerce lokal berhasil masuk ke deretan 10 peringkat teratas.

Top 10 marketplace di Indonesia selama Juli-September 2021 berturut-turut adalah:

Advertisement
  1. Tokopedia
  2. Shopee
  3. Bukalapak
  4. Lazada
  5. Blibli
  6. Orami
  7. Ralali
  8. Bhinneka
  9. JD.ID
  10. Zalora

Tokopedia berhasil menduduki peringkat pertama dengan jumlah pengunjung website mencapai 158 juta setiap bulannya. Sementara Shopee selisih 23 jutaan dengan 134 juta pengunjung per bulan.

Selisih jauh dari dua raksasa ada Bukalapak berada pada peringkat ketiga dengan jumlah pengunjung website bulanan 30 jutaan, dan Lazada 27 jutaan serta Blibli mengikuti di peringkat kelima dengan jumlah pengunjung website bulanan 16 jutaan.

Marketplace Indonesia lainnya ada Ralali yang berada di peringkat ketujuh dengan jumlah pengunjung website bulanan 5 jutaan, dan Bhinneka pada peringkat kedelapan dengan jumlah pengunjung website bulanan 4 jutaan.

E-commerce lokal Tokopedia berhasil mendominasi sebagai e-commerce dengan jumlah pengunjung website bulanan tertinggi sejak Q1 2021. Merger yang dilakukan Tokopedia dengan perusahaan transportasi online Gojek pada awal 2021 dinilai menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan traffic menuju website Tokopedia.

Dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada pertengahan November lalu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan pertumbuhan transaksi e-commerce pada triwulan III-2021 mencapai Rp58,2 triliun. Sementara Sementara pada kuartal II-2021 sebesar Rp 75,4 triliun, dan kuartal III-2021 sebesar Rp 58,2 triliun.

Advertisement

“Total nilai transaksi e-commerce yang berhasil dicatat oleh bank sentral dalam Sembilan bulan terakhir adalah sebesar Rp 185,2 triliun. Bank Indonesia optimistis, total nilai transaksi e-commerce di sepanjang tahun ini bisa tumbuh sebesar 48,4% yoy atau secara nominal mencapai Rp 395 triliun,” ujar Perry Warjiyo.

Berdasarkan data yang telah iPrice kumpulkan hingga saat ini, e-commerce lokal menunjukkan performa yang sangat baik dan terus mencetak rekor baru setiap tahunnya.

Hasil riset terbaru Google, Temasek dan Bain & Co dalam laporan e-Conomy SEA 2021 menyebutkan bahwa e-commerce menjadi pendorong utama ekonomi digital Indonesia pada tahun 2021. Ini tercermin dari nilai gross merchandise value (GMV) sektor tersebut yang diperkirakan akan mencapai US$ 53 miliar pada akhir 2021, dan telah diprediksi bahwa pada 2030, Indonesia dapat memiliki nilai GMV 2 kali lebih besar dari GMV Asia Tenggara saat ini.



Sumber Berita

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *