Connect with us

MEDIA TERKEMUKA

Yoon Suk-yeol dan Fumio Kishida Pertama Kali Bicara Empat Mata

Published

on


TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menggelar pembicaraan one-on-one yang pertama mereka pada Rabu, 21 September 2022. Kedua pemimpin sepakat meningkatkan hubungan, yang dirundung perselisihan sejarah.

Pertemuan Yoon dan Fumio dilakukan di New York disela-sela Sidang Umum PBB. Itu adalah pembicaraan perdana kedua negara sejak 2019.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menghadiri pertemuan virtual dengan Presiden AS Joe Biden di kediaman resminya di Tokyo, Jepang 21 Januari 2022. Kyodo/via REUTERS Kredit wajib Kyodo/via REUTERS

Advertisement

Yoon, yang menjabat sebagai orang nomor satu di Korea Selatan pada Mei 2022, telah meningkatkan hubungan dengan Tokyo. Hubungan Korea Selatan dan Jepang dicemari sengketa penjajahan Jepang ke Semenanjung Korea pada 1910 – 1945. Namun kedua negara sama-sama menghadapi ancaman nuklir dan rudal dari Korea Utara sehingga Jepang pun menekankan pentingnya kerja sama strategis.

“Kedua pemimpin setuju perlunya meningkatkan hubungan dengan menyelesaikan masalah-masalah yang menggantung. Untuk itu, keduanya sepakat mempercepat pembicaraan diplomatik sambil melanjutkan diskusi yang dilakukan mereka sendiri,” kata wakil Juru bicara Presiden Yoon, Lee Jae-myoung.

Lee mengatakan kedua pemimpin saling berbagi kekhawatiran soal program nuklir, di antaranya pengesahan secara undang-undang penggunaan senjata nuklir oleh Korea Utara dan kemungkinan dimulainya kembali uji coba nuklir untuk pertama kali sejak 2017.

Kedua belah pihak menggambarkan pertemuan tersebut sebagai pertemuan one-on-one yang informal. Rapat berlangsung selama 30 menit.

Humas Kementerian Luar Negeri Jepang Hikariko Ono mengatakan kedua kepala negara saling berbagi pandangan perlunya menghidupkan kembali hubungan bilateral dengan menyelesaikan berbagai masalah.  

Advertisement

Yoon dan Fumio setuju untuk mengembangkan hubungan yang berorientasi masa mendatang yang berdasar pada pertemanan dan kerja sama yang sudah pernah dibangun kedua negara sejak menormalisasi hubungan diplomatik pada 1965.

Sumber: Reuters

Baca juga: Meghan Markle Minta Waktu Bertemu Empat Mata dengan Raja Charles

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.          

Advertisement





Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.