#  

Cara Mendapatkan SSL Gratis Selamanya – TIRAS.id

REDAKSI

[ad_1]

SSL adalah protokol keamanan yang digunakan pada hampir semua transaksi aman pada internet. SSL mengubah suatu protokol transport seperti TCP menjadi sebuah saluran komunikasi aman yang cocok untuk transaksi yang sensitif seperti Paypal, Internet Banking, dan lain-lain.

Keamanan dijamin dengan menggunakan kombinasi dari kiptografi kunci publik dan kriptografi kunci simetri bersamaan dengan sebuah infrastruktur sertifikat.

Sebuah sertifikat adalah sebuah kumpulan data identifikasi dalam format yang telah distandardisasi. Data tersebut digunakan dalam proses verifikasi identitas dari sebuah entitas (contohnya sebuah web server) pada internet.

SSL menyediakan otentikasi (pada sisi client, dan opsional pada sisi server) terhadap pihak-pihak yang berkomunikasi.

SSL dapat mengamankan koneksi antara dua titik, dan tidak ada pihak yang dapat melakukan hal-hal yang bersifat destruktif atau mengakses informasi yang bersifat sensitif.

SSL menyediakan sebuah saluran komunikasi yang aman tanpa perlu adanya pertemuan kedua pihak yang berkomunikasi untuk melakukan proses pertukaran kunci.

Fungsi SSL pada komunikasi aman sama seperti fungsi TCP pada komunikasi normal, yaitu menyediakan sebuah infrastruktur komunikasi standar di mana sebuah aplikasi dapat menggunakannya dengan mudah dan hampir tidak dapat terlihat (invisible).

SSL menyediakan sebuah komponen penting pada sistem yang aman.

Mekanisme otentikasi dasar seperti password Telnet dan otentikasi HTTP dasar menjadi sangat kuat ketika dieksekusi dengan SSL dibandingkan dengan TCP, di mana pada SSL password tidak lagi dikirim dalam bentuk plainteks.

SSL mengenkripsi koneksi, bukan data pada kedua pihak yang berkomunikasi, dan tidak mengandung mekanisme untuk otentikasi user ataupun perlindungan password (hanya koneksi yang diotentikasi, keamanannya akan gagal jika mesin pada kedua pihak yang berkomunikasi compromised).

Mengapa Perlu Menggunakan SSL/TLS?

Secara garis besar, SSL diperlukan untuk mengamankan website Anda dari ancaman keamanan. Namun, ada juga alasan-alasan spesifik mengapa Anda perlu menggunakan SSL/TLS. Berikut ini alasan-alasan yang dimaksud:

1. Menghindarkan Pencurian Data

SSL/TLS melindungi Anda dari ancaman pencurian data. Caranya dengan melakukan enkripsi atau pengacakan data sensitif . Dengan begitu, sembarang orang takkan bisa membaca data yang Anda punya dan kirimkan.

2. Menghindarkan Salah Kirim Data

SSL/TLS juga berfungsi untuk otentikasi (authentication). Artinya, SSL/TLS memastikan Anda mengirimkan informasi atau data ke server yang sesuai tujuan. Bukannya mengirim informasi ke hacker atau pihak-pihak tak bertanggung jawab.

3. Meningkatkan Reputasi Website

Ketika website sudah terinstall SSL/TLS, browser akan menunjukkan notifikasi tertentu. Di Internet Explorer, biasanya notifikasi akan berwujud block berwarna hijau di address bar. Sedangkan di Firefox maupun Google Chrome, notifikasi akan ditunjukkan dalam bentuk ikon gembok yang terkunci.

Notifikasi ini bermanfaat untuk meningkatkan reputasi dan kepercayaan Anda di mata pengunjung. Dengan adanya notifikasi, pengunjung website takkan ragu untuk mengakses website. Dalam kasus website toko online, calon pembeli juga takkan ragu berbelanja di website Anda.

4. Meningkatkan Ranking Website di Mesin Pencari

Algoritma Google juga lebih menyukai website yang memiliki sertifikat SSL/TLS. Bukan cuma sekadar suka sebetulnya. Google bahkan “melarang” penggunanya untuk mengunjungi website yang tak punya sertifikat SSL/TLS.

Maka tak heran kalau SSL/TLS juga berhubungan dengan ranking website di mesin pencarian.  Bahwa kebanyakan website dengan sertifikat SSL/TLS punya posisi yang lebih tinggi di mesin pencari.

Cara Kerja SSL/TLS

Setelah paham apa itu sertifikat SSL dan alasan memakainya, kini saatnya Anda mengetahui bagaimana cara kerjanya. Sertifikat SSL ini nantinya akan membantu Anda untuk mengamankan komunikasi dua komputer yang terhubung oleh jaringan internet.

Pertukaran data seperti mengunjungi website, pengiriman dan penerimaan email, membeli barang online, serta data-data penting perusahaan akan dienkripsi agar tidak ada oknum tak bertanggung jawab yang berusaha menggunakan data-data tersebut secara ilegal.

Sertifikat SSL memiliki dua kombinasi, yakni public key dan private key. Public key digunakan untuk mengenkripsi data yang akan dikirim, sementara private key digunakan untuk mendekripsi data ke format yang dapat digunakan kembali oleh penerima data.

Manfaat SSL/TLS

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika memasang sertifikat SSL di website Anda. Berikut adalah beberapa manfaat SSL:

1. Meningkatkan Reputasi Website

Apabila URL website Anda masih menggunakan protokol HTTP, Google akan secara otomatis menampilkan peringatan Not Secure setiap kali visitor mengunjungi website Anda.

Peringatan tersebut juga akan muncul saat visitor mengisi data atau informasi sensitif seperti data login dan password, form, serta data pribadi dan nomor rekening.

Secara tidak langsung, Google memaksa pemilik website untuk mengamankan dan mengenkripsi data yang berada dalam jaringan internet.

2. Mengamankan Transfer Data di Website

Keuntungan menggunakan sertifikat SSL lainnya adalah dengan enkripsi yang dimiliki oleh SSL, data akan menjadi lebih aman.

Pertukaran data yang terjadi antara komputer Anda dengan komputer visitor yang berusaha mengunjungi website Anda akan dilindungi oleh public key dan private key.

Terlebih lagi, label gembok dan HTTPS akan membantu visitor awam untuk lebih tenang saat mengakses website Anda.

3. Meningkatkan Kualitas SEO

Pemasangan sertifikat SSL di website berpengaruh positif terhadap kualitas SEO Anda. Sejak 2014, Google menerapkan algoritma yang mengutamakan website dengan SSL dibanding website tanpa SSL.

Walaupun SSL hanya salah satu dari sekian faktor SEO yang diterapkan Google, tentu lebih baik jika Anda mengaktifkan SSL. Apalagi kini juga tersedia SSL gratis.

Perubahan dari HTTP ke HTTPS

Lalu apa hubungannya dengan HTTP dan HTTPS apabila menggunakan sistem keamanan SSL?

Website yang telah menggunakan sertifikat SSL akan berubah URLnya dari protokol HTTP ke HTTPS. Perbedaan HTTP dan HTTPS cukup berpengaruh bagi visitor di era digital saat ini.

User awam biasanya mengenal sertifikat SSL dengan tanda HTTPS yang terdapat saat mengakses website tertentu.

HTTP (HyperText Transfer Protocol) dan HTTPS (HyperText Transfer Protocol Secure) adalah protokol yang didesain khusus untuk mentransfer informasi dari satu komputer ke komputer lain melalui jaringan internet.

Perbedaan HTTP dan HTTPS yang paling mencolok adalah dengan penambahan huruf S (Secure).

Namun, HTTP merupakan versi yang tidak terenkripsi dengan aman. Absennya autentikasi membuat Anda tidak benar-benar tahu dengan siapa Anda berinteraksi selama berada di jaringan internet.

Bisa saja, saat Anda sedang bertransaksi dengan seseorang, hacker sudah siap untuk menyimpan data-data penting Anda.

Penambahan satu huruf ini sangat penting karena hal tersebut berarti website telah dipasangi sertifikat SSL.

Pemasangan sertifikat SSl ini menunjukkan komputer yang saling berhubungan telah setuju dengan sebuah kode yang mengahlau apapun yang berusaha membaca dan mengambil data yang mereka miliki.

Sebagai pemilik website tentu hal ini sangat membantu apabila Anda bertransaksi dengan klien Anda. Hal ini menjadi perhatian yang sangat serius apabila Anda memiliki website jenis e-commerce, karena Anda dan klien akan sering bertukar informasi penting seperti data pribadi, nomor rekening, dan sebagainya.

Jenis-Jenis SSL/TLS

Jenis-jenis SSL di bawah ini dibedakan menurut kebutuhan keamanan SSL masing-masing website.

1. Domain Validated SSL (DV SSL)

SSL ini sangat direkomendasikan bagi SMB (bisnis berkembang) yang membutuhkan solusi dengan harga yang terjangkau. Sertifikat SSL level DV ini hanya memerlukan kepemilikan domain, yakni validasi DNS atau email.

DV SSL hanya akan menampilkan informasi bahwa website Anda adalah website yang aman dan terenkripsi. Jadi, tidak disarankan bagi e-commerce untuk menggunakan SSL level ini.

DV SSL cocok digunakan pada website testing atau situs internal bisnis Anda. Apabila Anda menggunakan sertifikat ini, penanda bahwa domain telah aman adalah dengan HTTPS dan gembok warna hijau.

2. Organization Validated SSL (OV SSL)

SSL ini sejatinya sama seperti DV SSL. Namun, pemilik domain harus melakukan verifikasi dengan menunjukkan bukti kepemilikan dan legitimasi domain.

Artinya, penerbit sertifikat atau CA (Certificate Authority) seperti GeoTrust, Comodo, dan lain-lain akan memastikan bahwa domain tersebut telah terdaftar dengan informasi nama bisnis, lokasi, dan informasi legal lainnya.

OV SSL biasanya digunakan pada website perusahaan agar tampak lebih aman dan terpercaya bagi visitor. Apabila Anda menggunakan sertifikat ini, penanda bahwa domain telah aman adalah dengan HTTPS dan gembok warna hijau.

3. Extended Validated SSL (EV SSL)

EV SSL memiliki keamanan tingkat tinggi dan sangat direkomendasikan bagi bisnis online Anda, terutama website e-commerce. Ciri EV SSL ini adalah dengan tertulisnya nama bisnis Anda dengan warna hijau pada URL bar di dekat nama domain.

EV SSL mengharuskan pemilik domain untuk memverifikasi kepemilikan domain dengan beberapa dokumen legal. Hal ini karena biasanya SSL ini digunakan bagi mereka yang memiliki badan usaha terpercaya seperti PT, CV, dan Departemen Negara.

Cara Memilih SSL/TLS

Pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan tentang jenis-jenis SSL. Perlu diketahui bahwa terdapat SSL berbayar dan SSL gratis.

Bagi Anda ingin menggunakan SSL untuk pertama kalinya dan ingin bereksperimen tanpa mengeluarkan biaya, Anda bisa mencoba SSL gratis dari Cloudflare.

Namun jika memilih versi gratis, Anda tidak akan mendapatkan fitur-fitur premium dari Cloudflare. Setelah blog atau website mulai berkembang, Anda dapat memilih SSL Berbayar jenis DV SSL.

Jika Anda memiliki website untuk bisnis Anda atau sebuah organisasi, maka Organization Validated SSL (OV SSL) adalah pilihan yang tepat untuk memastikan kepemilikan domain yang terdaftar dengan nama perusahaan atau organisasi, lokasi yang jlas dan informasi penting lainnya.

Yang terakhir adalah Extended Validated SSL (EV SSL). Untuk anda yang menjalankan bisnis online atau e-commerce SSL jenis ini adalah pilihan terbaik dikarenakan mempunya tingkat keamanan paling tinggi.

Cara Memasang SSL/TLS

Bagi Anda yang baru mengenal SSL dan ingin melakukan instalasi sendiri, tidak perlu khawatir karena kami sudah menyiapkan panduannya. Namun, sebelum itu pastikan dulu apakah Anda akan menggunakan SSL/TLS gratis atau berbayar.

Anda perlu mempertimbangkan hal tersebut berdasarkan kebutuhan dan anggaran yang Anda punya. Beberapa SSL gratis memang sudah menyediakan fitur-fitur penting yang dibutuhkan website. Walaupun begitu, tetap saja untuk mendapatkan fitur secara lengkap, Anda perlu menggunakan SSL berbayar.

Sekali lagi, apakah Anda akan menggunakan SSL gratis atau berbayar, keputusan ada pada Anda.

Nah, jika ingin memasang SSL gratis, Anda bisa mengikuti panduan ini.

Setelah memasang SSL melalui cPanel, Anda perlu mengarahkan website Anda ke alamat baru, yaitu dari yang sebelumnya HTTP menjadi HTTPS. Ini berlaku baik untuk SSL gratis maupun SSL berbayar. Tenang, Anda bisa melakukannya menggunakan plugin.

Secure Sockets Layer (SSL) adalah teknologi keamanan standar guna membuat sambungan terenkripsi antara server dan klien. SSL memungkinkan informasi sensitif seperti nomor rekening, nomor kartu kredit, maupun data login dikirimkan secara aman.

Secara umum, informasi yang dikirimkan web browser ke server web berbentuk teks polos (plain text). Informasi ini riskan dicuri pihak yang kurang bertanggungjawab. SSL mampu mengenkripsi informasi tersebut sehingga tidak dapat diakses secara sembarangan.

Lebih jauh lagi, SSL merupakan protokol keamanan. Protokol ini mengatur algoritma khusus yang harus digunakan.

Protokol SSL menentukan variabel enkripsi ketika terjadi transmisi antara data dan tautan. Guna memastikan sambungan aman, web browser dan server web memerlukan sertifikat SSL (SSL certificate). Anda dapat mengenali website yang menggunakan teknologi SSL dengan memastikan adanya awalan https pada URL.

Karenanya, menerapkan teknologi SSL pada website dapat meningkatkan keamanan website Anda secara signifikan.  Ada juga yang menyediakan layanan sertifikat SSL gratis pada semua paket layanan Unlimited Hosting (Bayi, Pelajar, Personal, dan Bisnis). Keamanan website Anda lebih terjamin karena SSL tersebut memiliki grade A/A+.

Layanan SSL dapat diaplikasikan pada tiap domain dan subdomain. Untuk mendapatkannya, Anda harus menggunakan layanan Unlimited Hosting atau Cloud Hosting Niagahoster dan mengarahkan nama domain ke server Niagahoster.

Langkah-langkah Mendapatkan SSL Gratis

1. Masuk ke Client Area 

2. Pada bagian Layanan Anda, pilih tab Hosting. Kemudian, klik tombol Kelola Hosting.

3. Anda akan diarahkan ke halaman Pengaturan Hosting. Pilih tab cPanel, kemudian klik Let’s Encrypt.

4. Anda akan menemukan daftar nama domain dan subdomain. Nama domain dan subdomain yang muncul di sini dapat Anda tambahkan SSL. Pilih salah satu dengan klik + Issue.

5. Untuk menambahkan Wildcard, Anda perlu memilih dns-01 pada bagian bawah halaman.

6. Setelahnya, tambahkan tanda centang pada bagian kotak cek Include Wildcard.

7. Klik tombol Issue pada bagian bawah halaman untuk menerbitkan sertifikat SSL.

8. Selamat! Sertifikat SSL Anda telah berhasil diinstal. Klik Go Back untuk kembali ke halaman sebeumnya.

9. Sertifikan SSL Anda akan muncul pada halaman utama Let’s Ecrypt SSL.

Cara Redirect Website WordPress ke URL HTTPS

Jika menggunakan WordPress, Anda perlu mengarahkan (redirect) halaman website WordPress ke URL https terlebih dahulu. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan plugin Really Simple SSL. Ikuti dan tunggu proses instalasinya hingga selesai. Setelahnya, website Anda akan terarah ke URL https secara otomatis.

Troubleshoot Error Saat Menerbitkan Sertifikat SSL

Error “well-known/acme-challenge accessible in your webroot?”

Jika Anda menemukan pesan kesalahan Failed to issue certificate: The Let’s Encrypt HTTP challenge failed – is .well-known/acme-challenge accessible in your webroot? ketika proses menerbitkan sertifikat SSL, Anda tidak perlu khawatir. Permasalahan ini terkadang muncul dan cara mengatasinya sangat mudah.

Ada dua alasan mengapa permasalahan ini dapat terjadi.

1. Nama domain, baik dengan www atau tanpa www, tidak mengarah ke server Niagahoster. Umumnya, permasalahan ini muncul karena nama domain terarah ke Cloudflare. Pastikan Anda mengarahkan nama domain ke server Niagahoster. Kemudian, coba kembali. Perubahan terkadang tidak langsung terjadi. Proses ini dapat memakan waktu beberapa menit hingga 24 jam setelah Anda melakukan perubahan. Tanyakan kepada CSA Niagahoster apabila permasalahan masih terjadi.

2. Permasalahan redirect di .htaccess.  Pastikan .htaccess Anda tidak melakukan blokir seperti contoh pemblokiran direktori seperti di bawah ini.

RewriteCond %{SCRIPT_FILENAME} -d [OR]

RewriteCond %{SCRIPT_FILENAME} -f

RewriteRule "(^|/)." - [F]

Untuk mengatasinya, ubah nama file .htaccess Anda menjadi .htaccess.txt. Kemudian, coba terbitkan sertifikat SSL kembali. Setelah Anda berhasil menerbitkan sertifikat SSL, kembalikan nama file menjadi .htaccess seperti semula.

[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *