
TEMPOSIANA.com — Jojo Wartawan Berintegritas yang dikenal dengan nama S.S. Budi Rahardjo alias Bujo
Stephanus Slamet Budi Rahardjo, atau beken sebagai S.S. Budi Rahardjo dan Jojo, adalah jurnalis investigasi dan penggerak media digital Indonesia dengan pengalaman lebih dari tiga dekade.
Lahir di Purwokerto pada 7 September 1968 dan besar di Jakarta, Jojo tumbuh dari tradisi jurnalistik Majalah Tempo, yang membentuk karakter integritas, presisi, serta keberanian dalam liputan investigasi.
Ia tercatat sebagai penerima Beasiswa Ford Foundation untuk investigative reporting serta tersertifikasi sebagai Wartawan Utama Dewan Pers.
Kariernya dimulai pada akhir 1980-an sebagai stringer Majalah SWA, lalu berkembang di Majalah Matra hingga menjabat Ketua Dewan Karyawan.
Ia kemudian memimpin beberapa media nasional, termasuk CEO & Chief Corporate Editor Majalah Eksekutif, Pemimpin Redaksi Matra Indonesia, Pemimpin Umum HarianKAMI.com, dan Ketua Forum Pimpinan Media Digital Indonesia, lembaga yang memperkuat ekosistem media kredibel di era digital.
Jojo dikenal tidak hanya sebagai pemimpin redaksi, tetapi juga arsitek “trust architecture” dalam komunikasi publik.
Budi Jojo terlibat dalam pengembangan tayangan TV Magazine di 18 stasiun televisi lokal, melakukan pelatihan penulisan dan komunikasi untuk kementerian hingga kedutaan, serta pernah membantu mitigasi krisis komunikasi sebagai staf khusus Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan TNI AL.
Berpendidikan Sarjana Ekonomi Universitas Krisnadwipayana (1993) dan Magister Manajemen dari STIE Bisnis Indonesia (2018), Jojo turut memimpin kegiatan sosial melalui RIDMA Foundation dan merupakan salah satu pendiri Badan Narkotika Provinsi DKI.
Tinggal di BSD City, ia dikenal sebagai mentor media digital, coach feature writing, dan penggerak literasi etika pers. Prinsip hidupnya sederhana: kejujuran, integritas, dan ketaatan pada Tuhan, dengan moto yang menjadi kompas moral kariernya:
“Berbuat baik dan menjadi berkat bagi orang lain.”


















