[ad_1]
Pergantian struktur tersebut bertujuan untuk menyolidkan partai dalam menghadapi agenda politik terdekat. Bila tidak ada perubahan, tiga Pilkada serentak akan digelar di Riau pada tahun 2022, meliputi: pemilihan kepala daerah kota Pekanbaru, pemilihan kepala daerah Kabupaten Kampar, dan pemilihan kepala daerah Kabupaten Indragiri Hilir.
Kepada Gatra.com pengamat komunikasi politik dari Universitas Muhamadiyah Riau Aidil Haris menyebut pergantian struktur merupakan bagian dari evaluasi kinerja partai politik atas hajatan politik yang telah dilalui.
“Pesan politiknya tentu juga mengarah ke situ, sebab dilakukan pasca Pilkada serentak 2020. Tentu ada beragam pertimbangan terkait perolehan partai pada tahun 2020. Tapi yang penting bagaimana persiapan untuk agenda selanjutnya,” bebernya kepada Gatra.com, Minggu (3/1).
Adapun PAN pada 9 Pilkada serentak 2020 berhasil memenangkan Pilkada Kabupaten Siak, atas nama Alfedri. PAN juga berhasil mengutus kadernya sebagai pemenang untuk posisi Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis. Namun, PAN harus kehilangan kursi Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah dikuasai selama dua periode.
Sedangkan kemenangan kader PKS, bakal ditentukan melalui sidang sengketa perolehan suara untuk Pilkada Kabupaten Indragiri Hulu di Mahkamah Konstitusi, atas nama Rizal Zanzami. Jika MK menolak, maka PKS harus menerima kenyataan tak satu pun kadernya menang dalam Pilkada 2020.
Aidil menambahkan, hal logis jika perubahan struktur terjadi pasca berlalunya hajatan politik. Menurutnya orientasi partai politik yang mengejar kekuasaan, memiliki konsekuensi jika hal tersebut tidak diperoleh.
“Hanya saja setiap parpol punya mekanisme masing-masing dalam melakukan koreksi dan evaluasi. Ada yang secara terang-terangan, ada juga dengan cara senyap,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kabar tentang pergantian struktur di partai politik yang lain. Meski begitu capaian yang kurang memuaskan dari Partai Gerindra, Demokrat, dan Golkar, ditengarai memantik perhatian pimpinan masing-masing parpol di Jakarta.
Reporter: Febri Kurnia
Editor: Hidayat Adhiningrat P.
[ad_2]
Sumber Berita


















