[ad_1]
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi, mengatakan jumlah warga pesantren dan santri terpapar Covid-19 itu merupakan hasil tracing dan hasil swab terhadap sekitar 136 orang di pesantren tersebut.
“Kamis terjadi lonjakan kasus confirm positif dari satu ponpes mahasiswa di Jalan Sumbawa Cilacap Tengah. Dari 136 warga ponpes didapatkan 101 positif,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (3/1).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Cilacap, M Wijaya mengatakan sebagian besar santri tak bergejala atau hanya bergejala ringan. Karenanya, isolasi dan perawatan dilakukan di kompleks yang sama.
Satgas dan Dinas Kesehatan menyiapkan petugas dan peralatan perawatan Covid-19. Selain itu, Satgas juga mendirikan dapur umum untuk makan santri dan asupan gizi selama menjalani perawatan.
“Yang positif ada 101 orang. Seperti di Ponpes di Majenang, diisolasi di situ saja. Tidak bergejala, karena masih anak muda sih ya. Itu yang di-tracing semua,” kata Wijaya, dihubungi dengan telepon.
Wijaya menjelaskan, seluruh kegiatan di pesantren tersebut juga dihentikan sementara. Itu dilakukan demi mengurangi interaksi dan memutus penularan Covid-19.
“Kelas, mengaji, semuanya dihentikan sementara,” ujarnya.
Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Hidayat Adhiningrat P.
[ad_2]
Sumber Berita


















