[ad_1]
Pemkab Kendal, saat ini mendapatkan alokasi vaksin tahap pertama sebanyak 1.300 vial atau botol. Yang tiap botolnya dapat dimaksimalkan menjadi sepuluh dosis. Sehingga total keseluruhan vaksin mencapai 13.000 dosis.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengatakan, setelah keluarnya izin dari BPOM, pemberian vaksin untuk tahap pertama sasaran yang akan divaksin adalah nakes, kepala daerah, pimpinan OPD, tokoh agama, ketua organisasi profesi, hingga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kendal.
“Vaksinasi rencananya dilaksanakan pada 15 Januari, untuk tahap pertama ada 1.300 botol. Dan sasarannya tidak hanya nakes, tapi juga tokoh daerah dan tokoh agama, sebagai contoh untuk menyakinkan masyarakat bahwa vaksin aman,” katanya pada Selasa (12/1).
Sekretaris Dinkes Kendal, dr Budi Mulyono, menambahkan, sebanyak 6.700 nakes di Kendal siap divaksin. Sedangkan bagi perangkat daerah, tokoh agama, hingga ketua organisasi profesi, masih dalam proses pendataan.
“Secara teknis lebih lanjut akan kami rapatkan. Hal ini untuk menentukan berapa jumlah nakes yang mendapatkan vaksin tahap pertama dan sasaran lainnya,” ujar dia.
Sesuai petunjuk teknis yang ada, setiap orang bakal mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19. Dosis kedua disuntikkan selang 14 hari setelah dosis pertama diberikan.
“Guna mendukung pelaksanaan vaksinasi, Pemkab Kendal telah menyiapkan ruang khusus penyimpanan vaksin di wilayah kantor Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Menurut Budi, sejumlah fasilitas kesehatan juga turut dipersiapkan sebagai tempat pelaksanaan vaksinasi. “Seperti lima rumah sakit yang terdiri dari rumah sakit daerah dan empat rumah sakit swasta, 30 puskesmas, dan tiga unit klinik kesehatan,” katanya.
Reporter: Yuli Anto
Editor: Iwan Sutiawan
[ad_2]
Sumber Berita


















