#  

Vaksin Sinovac Bukan Barang Ilegal

[ad_1]

Purworejo, Gatra.com-Banyak orang yang tidak paham mengenai vaksin Sinovac untuk penanggulangan pandemi covid-19. Sehingga banyak yang mengeluarkan statemen seakan-akan vaksin itu membahayakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dandim 0708 Purworejo, Letkol Inf Lukman Hakim saat menghadiri bakti sosial pemberian masker dan penyemprotan disinfektan di Desa Kiyangkongrejo, Kecamatan Kutoaro, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. “Sebagai prajurit dan aparat negara, saya mendukung program pemerintah menanggulangi bencana non alam virus Covid-19 ini. Sebagai contoh bagi masyarakat, saya siap divaksin untuk pertama kalinya,” tegas Dandim, Kamis siang (1/1/2021).

Akibat ketidakpahaman masyarakat dan banyaknya kabar miring yang beredar, sehingga timbullah keresahan, yang memicu pro dan kontra tentang vaksin di masyarakat. Bahkan yang pro vaksin, melakukan kampanye dengan cara membuat bingkai foto yang mereka upload di berbagai platform medsos.

“Vaksin pastinya dibuat dengan penelitian yang luar biasa. MUI telah mengeluarkan fatwa suci dan halal bagi vaksin Sinovac.  Badan POM pun telah mengeluarkan pernyataan layak edar. Jadi vaksin yang dipakai bukan barang ilegal,” tegas Lukman Hakim.

Sementara itu, Kades Kiyangkongrejo, Akhmad Asngudi menjelaskan bahwa, ada lima orang warganya yang terkonfirmasi positif, satu meninggal dunia serta satu orang mungkin meninggal dunia. “Karena kasus covid-19 di desa saya ini tinggi, dengan adanya bantuan masker dari Yayasan Baksos Ikhlas Tambora ini, saya harapkan bisa lebih meningkatkan disiplin masyarakat menerapkan protokol kesehatan,” kata Akhmad.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Baksos Ikhlas Tambora Cabang Purworejo, Yanuar Arifin atau Yayan menyampaikan bahwa, pihaknya memberikan bantuan berupa 1.000 buah masker. “Saya merasa prihatin karena kasus covid-19 di Desa Kiyangkong ini sangat tinggi. Semoga masyarakat semakin sadar bahwa, covid-19 ini nyata dan harus dicegah penyebarannya,” pungkas Yayan pengusaha asli Desa Kiyangkongrejo ini.


Reporter: Sumarni Utamining

Editor: Riana Astuti


[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *