[ad_1]
Dari pantauan di Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo, sejumlah lansia nampak terlihat antre untuk mendapatkan vaksinasi sesuai alur yang telah ditentukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Tidak ada hal yang berbeda dengan vaksinasi pada umumnya, para lansia melakukan registrasi, lalu selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan setelah itu baru di lakukan vaksinasi.
Ada dua ruangan yang digunakan untuk proses vaksinasi ini, sementara untuk observasi setelah vaksin dilakukan di luar ruangan.
“Vaksinasi lansia kita prioritaskan di zona merah dulu, Kateguhan dan Jetis Sukoharjo,” ucap Bupati sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Etik Suryani usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Jetis, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Untuk vaksinasi lansia di Kelurahan Jetis, Sukoharjo, menyasar pada 778 dosis. Sementara di Desa Kateguhan, Tawangsari, 562 dosis. Pelaksanaan vaksin di dua lokasi tersebut dilakukan dua tahap.
Setelah pelaksanaan vaksinasi lansia, maka diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Alhamdulilah respon masyarakat luar biasa. Tadi saya tanyain tidak ada yang takut, karena menginginkan sehat,” katanya.
Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sukoharjo dr Yunia Wahdiyati menyampaikan, kegiatan vaksinasi ini berdasarkan peraturan dan UU, antara lain UU No. 36 tentang Kesehatan, Permenkes Puskesmas, Permenkes RI No. 84 Tahun 2020 tentang vaksinasi, Perbub No : 440/35/2020 tentang darurat Corona Disease.
“Kegiatan vaksinasi ini merupakan program dari Pemerintah untuk mengurangi penularan pada lansia, mengurangi kematian pada lansia, melindungi masyarakat dari penularan Covid-19 agar tetap produktif dalam menjalankan roda perekonomian,” ucap Yunia.
Lansia Siti Samsiah (61) mengatakan, cukup bahagia mendapatkan vaksinasi Covid-19 ini. Bahkan ia mengaku tidak takut.
“Tadi kaya digigit semut,” ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh lansia Hendriyanto Hadi Suswoyo (71). Ia mengaku lega sudah mendapatkan vaksin ini.
“Tadi sudah di vaksin, meski sudah di vaksin tapi tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
Dirinya mengaku setelah di vaksin juga tidak merasakan efek samping dari vaksin tersebut.
“Tidak merasakan apa-apa. Semoga pandemi ini segera berakhir,” tandasnya.
Reporter: Dhessy Wulandari
Editor: Bernadetta Febriana
[ad_2]
Sumber Berita


















