[ad_1]
Kendal, Gatra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal Jawa Tengah, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal terus melakukan vaksinasi kepada pelayan publik. Kali ini, vaksinasi yang terus digalakkan Pemkab Kendal menyasar kepada tenaga pendidik.
Sebanyak 415 tenaga pendidik atau guru dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti vaksinasi di SMK Negeri 2 Kendal, di SMK Negeri 2 Kendal, Sabtu (20/3).
Kepala Dinkes Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan, vaksinasi terhadap para guru dilakukan menyusul sebuah rencana pembelajaran tatap muka yang akan segera dilaksanakan,
“Tahapan pertama yang dilakukan adalah uji coba di beberapa sekolah. SMP, SMK dan SMA serta MA masing-masing satu sekolah sebagai ujicoba tatap muka,” terang Ferinando.
Dijelaskan, 415 guru yang menjalani vaksinasi tersebut akan menjalankan proses belajar dengan tatap muka yang akan dilaksanakan 5 April 2021. Pihaknya menjalankan perintah dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk sekolah uji coba tatap muka para pengajar harus di vaksin terlebih dahulu.
“Sesuai dengan permintaan gubernur dan sudah disetujui Bupati Kendal, maka kami melaksanakan vaksin untuk guru-guru yang mengajar dan sekolah yang ditunjuk untuk melakukan ujicoba, ada 415 guru yang disasar,”ujar Feri.
Sekolah yang menjalankan pelajaran tatap muka adalah SMPN 1 Weleri, SMAN 1 Kendal, SMKN 2 Kendal dan MAN Kendal. Pihak Dinas Kesehatan akan melakukan pemantauan terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kendal M Nur Sidik menjelaskan masyarakat harus mengetahui jika para pengajar sudah dilakukan vaksin sehingga tidak perlu dikawatirkan.
“Orang tua siswa tidak perlu khawatir jika pengajaran tatap muka diterapkan jarena pengajar sudah di vaksin dan prokes juga diterapkan ketat,”ujar Nur Sidik.
Kepala SMKN 2 Kendal Yudi Wibowo mengatakan guru yang di vaksin ada 120 orang pendidik. Pihaknya sudah siap dengan pembelajaran tatap muka. “Prokes sudah kami terapkan dengan ketat dan siap untuk belajar tatap muka,”ujar Yudi.
Ibnu Dharmawan salah seorang pengajar mengatakan vaksin membuat guru dan siswa siap menghadapi pengajaran tatap muka. “Tidak hanya vaksin, prokes ketat akan membuat sistem belajar tatap muka bisa berjalan,”ujar Ibnu.
Reporter: Agus Riyadi
Editor: Bernadetta Febriana
[ad_2]
Sumber Berita


















