#  

Fakta-fakta Pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang Hilang

[ad_1]

TEMPO.CO, Jakarta – Kapal selam KRI Nanggala-402 yang berisi 53 kru hilang kontak di perairan Utara Bali pada Rabu dini hari, 21 April 2021. Hingga kini, TNI-Polri, dibantu sejumlah negara, masih terus mencari keberadaan kapal. 

Pencarian KRI Nanggala-402 ini berkejaran dengan waktu, karena cadangan oksigen yang ada di dalam kapal diperkirakan hanya bisa bertahan selama 72 jam. 

Berikut sejumlah fakta pencarian kapal:

1. Kapal diduga berada di kedalaman 600 meter

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono menduga Kapal selam tenggelam ke kedalaman 600-700 meter, jauh lebih dalam dari posisi kedalaman yang diperkirakan oleh perusahaan yang meningkatkan kemampuan kapal tersebut pada 2009-2012, yakni 200 meter.

2. Ada tumpahan bahan bakar minyak di sekitar lokasi 

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksma Julius Widjojono, menduga adanya kemungkinan tangki BBM retak. Hal ini dikarenakan adanya tumpahan minyak di sekitar area tenggelam.

“Terjadinya tumpahan minyak di sekitar area tenggelam. Kemungkinan terjadi kerusakan tangki BBM (retak) karena tekanan air laut atau pemberian sinyal posisi dari KRI Nanggala-402,” kata Julius. 

3. KRI deteksi titik magnet

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Achmad Riad menyatakan dalam perkembangan terkini, KRI Rimau mendeteksi satu titik magnet diduga berasal dari KRI Nanggala di perairan utara Bali tersebut.

“Ada satu titik magnet yang kuat. Mudah-mudahan itu tidak berubah dan akan dikejar itu. Mudah-mudahan itu jadi titik terang,” ucap Riad dalam konferensi pers yang disiarkan langsung dari Bali pada 23 April 2021 pagi. 

Riad mengatakan KRI Rigel yang memiliki peralatan sonar bawah laut diharapkan bisa segera merapat pada siang ini untuk memperjelas temuan yang ditangkap KRI Rimau tersebut.

4. 10 negara turun tangan membantu

Mengutip Kompas TV, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono menyebut ada 10 negara yang siap terjun bergabung membantu upaya pencarian. 10 negara itu adalah Singapura, Malaysia, India, Australia, Korea Selatan, Turki, Rusia, Amerika Serikat, Perancis, dan Jerman.

ANDITA RAHMA | EGY ADYTAMA | BERBAGAI SUMBER

Baca: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Diperkirakan Berada di Perairan Celukan Bawang



[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *