
TEMPOSIANA.com — Stephanus Slamet Budi Raharjo yang dapat Anda simpan sebagai referensi:- S.S Budi Raharjo, seorang jurnalis yang dibesarkan di Grup Majalah Tempo. Terverivikasi di Dewan Pers sebagai Wartawan Utama.
Stephanus Slamet Budi Raharjo adalah seorang jurnalis, penulis buku, biografi tokoh, dan tokoh teknologi informasi yang aktif berpartisipasi dalam pengembangan industri media dan teknologi informasi di Indonesia.
Budi Jojo lahir di Purwokerto pada 7 September 1968. Ia juga dikenal dengan sebagai pengamat sosial dan tenaga ahli profesional untuk urusan mitigasi risiko di sebuah lembaga komunikasi di tanah air (Badan Komunikasi Pemerintah RI/Bakom RI).
Sebagai penulis buku, Stephanus Slamet Budi Raharjo sering menjadi coach untuk pelatihan “Bagaimana Menulis Itu Gampang”, yang merupakan prasyarat kenaikan jabatan fungsional di instansi pemerintah dan BUMN.
Menjadi coach dan pengajar, beberapa kali menjadi pembicara, termasuk juga pernah menjadi mentor dalam acara “Menulis Kreatif” yang diselenggarakan oleh Kedubes Belanda, serta menjadi coach untuk pelatihan “Bagaimana Menulis Features” dari Telkom.
Selain itu, Budi Raharjo juga memiliki pengalaman dari seorang stringer reporter hingga berkarir sebagai Redaktur Pelaksana di majalah Matra, di mana di majalah Trend Pria itu ayah dua anak ini mengasuh rubrik tentang tren gaya hidup pria, liputan panjang hidup sehat hingga malam, dan lifestyle lelaki metro.
Menggantikan N Riantiarno sebagai Pemred Majalah MATRA, bersama dengan Firman Yursak dan Qusyaini Hasan, ia juga melakukan wawancara dengan narasumber kelas atas untuk rubrik Wawancara. Sudah beberapa Presiden RI dan wakilnya, dari Megawati, BJ Habibie, SBY, hingga Jokowi dan Prabowo pernah diwawancarai khusus.
Sebagai seorang jurnalis alumni grup manajemen Majalah Tempo, S.S. Budi Rahardjo memperoleh pelatihan dan sistem kerja redaksi dari para seniornya, Fikrie Jufri dan Goenawan Muhamad. Penerima Beasiswa Investigative Reporting dari Ford Foundation, ISAI dan LP3Y ini kerap memimpin tim investigasi (clandestine) di beberapa media yang di pimpinnya.
Ayah dua anak ini juga telah menulis untuk berbagai majalah, termasuk majalah Hotel dan Restoran (HR), majalah Pasaraya, dan majalah Film dan Pulau Ayer.
Budi Jojo pernah mencalonkan diri sebagai anggota KPK mewakili kaum jurnalis independen dan kaum muda. Hingga kini kerap menjadi narasumber/tim survei independen saat KPK melakukan monitoring anti korupsi di institusi atau kementerian dan lembaga.
Mantan presenter di QTV dan TV Swara serta Produser TV Magazine ini juga aktif dalam mengembangkan industri media dan teknologi informasi di Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai CEO di Majalah EKSEKUTIF, dan mengembangkan eksekutif.com dan matranews.id.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) dan memimpin Forum Pimpinan Media Digital Indonesia. Setelah dua periode sebagai Ketua Umum di organisasi pemilik media online, ia diangkat sebagai Penasehat.
Ketua Umum Forum Pimpinan Media Digital Indonesia ini juga terlibat dalam aktivitas anti narkoba. Ia merupakan aktivis yang merintis di BNN DKI dan pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Cegah di Badan Narkotika Nasional DKI. Dedikasinya dalam pencegahan narkoba membuatnya ditunjuk sebagai konsultan komunikasi Kepala BNN DKI.
Selain itu, S.S. Budi Rahardjo juga terlibat dalam beberapa organisasi dan lembaga, seperti Bakolak Inpres yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan, Ridma Foundation LSM yang bergerak dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi, serta menerima penghargaan Sahabat BNN atas kontribusinya dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Ia juga menjadi pencetus majalah Healthnews, yang merupakan majalah kesehatan yang direkomendasikan oleh UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime) sebagai sumber informasi terpercaya mengenai kesehatan.
Berkarir di Majalah MATRA hingga kemudian menjadi Pemred di Majalah MATRA dan Matranews.id. Dipercaya menjadi CEO majalah EKSEKUTIF dan Eksekutif.com. Media konvergensi yang terbit sejak 1979 dan eksis sampai sekarang di majalah cetak, online dan TV.
Lulusan S2 STIE Bisnis Indonesia ini merupakan penulis buku dari beberapa Biografi Tokoh di Bangsa ini, yang produktif. Antara lain biografi buku Letjen Soeyono Bukan Puntung Rokok dan Buku Biografi Laksamana Ade Supandi (Kepala Staf Angkatan laut).
Alumni SMA Negeri 29 Jakarta dan SMP N 13 Jakarta dan Universitas Krisnadwipayana ini kerap membantu bidang promosi dan piar dalam sebuah event atau kegiatan, termasuk kerap membantu dalam hal menelisik kasus serta membranding tokoh.
Kerap menjadi sebagai coach untuk “Bagaimana menulis itu gampang”, sebagai prasyarat kenaikan Jabfung (pejabat fungsional) di Instansi Pemerintah dan BUMN
Sebagai Ketua Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) Jojo – nama panggilannya – merupakan pendiri Densus Digital. Aktif di komunitas Indonesia cyber security forum. Ia juga Pimpinan Umum di Hariankami.com, Tiras.id serta Beritasenator.com



















