[ad_1]
Keinginan dan harapan keluarga ini disampaikan oleh Kepala Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Mahardi Badrun, usai mendampingi Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bertakziah ke rumah almarhum.
“Sejak dinyatakan gugur oleh Panglima TNI, keluarga sangat berharap jenazah almarhum bisa segera dievakuasi dan dimakamkan di sini,” kata Badrun di RT 3, Dusun Ngreco.
Atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Seloharjo, Badrun menyatakan belasungkawa atas gugurnya Pratu Gunadi.
Sunaryo, ayah almarhum, menyatakan keluarga menerima peristiwa ini dengan lapang dada. Terlebih, sudah ada pengumuman resmi dari pemerintah.
“Kami sudah ikhlas dan legowo. Anak saya gugur dalam menjalankan tugas dan ini menjadi kebanggaan bagi keluarga,” katanya.
Usai bertakziah, Bupati Halim menyatakan almarhum Gunadi adalah putra terbaik Bantul.
“Ini menjadi kesedihan dan keharuan. Putra dan kebanggaan warga Bantul gugur dalam menjalankan tugas negara. Mudah-mudahan keluarga dan istri diberi ketabahan dan rasa ridlo terhadap takdir Allah,” ucapnya.
Bupati Halim juga berjanji pemerintah Bantul akan membantu dan menyiapkan seluruh fasilitas untuk memenuhi keinginan almarhum Gunadi
Pada akhir Maret lalu, bertepatan dengan syukuran tujuh bulan anak pertama yang masih dikandung istrinya, Dwi Ari Astanti, Gunadi ingin memindahkan sang istri yang tinggal di Purworejo, Jawa Tengah, ke Bantul sampai proses persalinan.
Reporter: Kukuh Setyono
Editor: Arif Koes
[ad_2]
Sumber Berita


















