#  

Covid-19 Turun, Ruang Isolasi RS di Solo Kosong

[ad_1]

Solo, Gatra.com – Angka kasus Covid-19 di kota Solo mengalami penurunan signifikan. Sehingga banyak ruang isolasi di rumah sakit yang kosong. Saat ini RS yang melayani perawatan Covid-19 di Kota Solo mengajukan permohonan untuk pengalihan fungsi ruang isolasi.

”Ya mereka mengajukan pengalihan fungsi ruang isolasi. Semua rumah sakit yang mengajukan, ada 16 rumah sakit. Semua kami perbolehkan, kecuali dua rumah sakit, RSUD Ngipang dan RSUD Bung Karno,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih saat ditemui Selasa (2/3).

Ia mengaku tak bisa memaksakan rumah sakit untuk tetap mempertahankan ruangan isolasi. Pasalnya kebutuhan ruang untuk penyakit umum juga tinggi. Sehingga ia memperbolehkan RS mengembalikan fungsi ruangan di RS-nya.

”Saya perbolehkan, asalkan kalau saya minta standby lagi saat angka kasus (Covid-19) meningkat, mereka siap. Dari 819 jumlah tempat tidur rumah sakit, hanya ada 342 tempat tidur yang terisi,” katanya.

Ia mengakui saat ini jumlah kasus Covid-19 di kota Solo sudah mengalami penurunan. Turunnya angka kasus Covid-19 ini terpantau sejak akhir bulan Januari lalu.

Ia mengatakan ada sejumlah faktor yang mempengaruhi penurunan kasus Covid-19 di kota Solo. Salah satunya yakni karena penerapan PPKM sejak bulan Januari.

”Jadi setelah perpanjangan PPKM yang kedua itu penurunannya sangat terasa,” katanya.

Terpantau saat ini penambahan kasus harian saat ini juga hanya sekitar 50 pasien. Bahkan pada tanggal 17 Februari lalu, sempat tercatat penambahan kasus hanya sekitar 7 orang saja.

Situasi di Asrama Haji Donohudan kurang lebih juga sama. Sebagaimana diketahui Asrama Haji Donohudan digunakan untuk merawat orang tanpa gejala. ”Padahal pada bulan Desember lalu, ada 300 orang dirawat di Asrama Haji Donohudan dan sebanyak 200 orang dari Solo,” katanya.


 


Reporter: Novita Rahmawati

Editor: Rosyid


[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *