#  

Jumlah Pasien Covid Tinggi, Tiap Hari 2-3 Pasien Meninggal

[ad_1]

Slawi, Gatra.com – Jumlah kasus kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah masih tinggi. Setiap hari ada dua hingga tiga pasien yang meninggal.

“Tiap hari ada yang meninggal. Rata-rata sehari bisa dua, tiga orang yang meninggal,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro saat dihubungi, Selasa (19/1).

Joko mengatakan, pasien yang meninggal kebanyakan berusia di atas 50 tahun. Mereka juga memiliki komorbid atau penyakit penyerta. “Ada yang usia di bawah 50 tahun tapi ada komorbid,” ujarnya.

Berdasarkan data di laman covid19.tegalkab.go.id, jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Tegal yang meninggal hingga Selasa (19/1) tercatat sebanyak 149 orang. Adapun kasus positif berjumlah 3.959 orang.

Menurut Joko, angka kematian Covid-19 tersebut lebih tinggi dari angka kematian di tingkat nasional. Prosentasenya mencapai 4 persen. “Di tingkat nasional angka kematiannya sekitar 2 persen,” ujar dia.

Untuk menekan angka kematian tersebut, Joko menyebut hal itu terkait dengan bagaimana pengobatan dan ketersediaan fasilitas ruang ICU dan ventilator di rumah sakit. “Kalau kami lebih kepada upaya pencegahannya. Jangan sampai terpapar Covid-19. Kalau sudah sakit dan masuk ICU itu susah karena butuh peralatan,” katanya.

Diakui Joko, jumlah ruang ICU dan ventilator di sejumlah rumah sakit rujukan terbatas. Sejumlah rumah sakit hanya memiliki satu ruang ICU dan ventilator.

“Ruang ICU dan ventilator masih ada tapi kapasitasnya terbatas dibandingkan jumlah pasien. Di RSUD dr Soeselo hanya ada satu, di RSUD Suradadi juga ada satu,” ujarnya.

Sedangkan kapasitas tempat perawatan atau bed di rumah sakit menurut Joko masih mencukupi untuk merawat pasien Covid-19. Hal ini karena di sejumlah rumah sakit jumlah bed sudah dilakukan penambahan untuk mengantisipasi jumlah kasus yang terus meningkat.

“Jumlah kasus setiap hari masih terus bertambah. Penambahannya fluktuatif,” ujarnya.


Reporter: Farid Firdaus

Editor: Riana Astuti


[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *