#  

Kudeta Militer Myanmar, di Antara Dua Karang

Militer Myanmar berjaga di sebuah pos pemeriksaan yang diawaki dengan kendaraan lapis baja di jalan menuju gedung parlemen pada Selasa, 2 Februari 2021, di Naypyitaw, Myanmar. Ratusan anggota Parlemen Myanmar tetap dikurung di dalam perumahan pemerintah mereka di ibu kota negara itu pada Selasa, sehari setelah militer melancarkan kudeta dan menahan politisi senior termasuk peraih Nobel dan pemimpin de facto Aung San Suu Kyi. (Foto AP)

[ad_1]

Telegrafi – Myanmar kembali ke titik nol dalam perjalanan demokrasinya. Dini hari 1 Februari lalu, militer mengambil alih kekuasaan. Sungguh ironis. Di hari yang mestinya anggota parlemen–salah satu pilar demokrasi–dilantik, dunia menyaksikan tindakan elite militer yang justru bertentangan diametral dengan prinsip demokrasi: kudeta. Pagi itu, militer menahan Aung San Suu Kyi, pemimpin de facto Myanmar, […]

[ad_2]

Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *