Connect with us
google.com, pub-3471700597902966, DIRECT, f08c47fec0942fa0

#

RSUD Pati Kewalahan, Kekurangan Oksigen

Published

on

Pati, Gatra.com – RSUD RAA Soewondo Kabupaten Pati, Jawa Tengah kewalahan menerima pasien masuk, lantaran meroketnya Covid-19 di kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani. Bahkan tercatat sebanyak puluhan pasien harus antre di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut sejak Jumat (18/6) pagi.

 

Kasi Rawat Inap RSUD RAA Soewondo, Iskandar mengatakan, jika RSUD mengalami over kapasitas, khususnya ruang isolasi untuk penanganan pasien Covid-19. Bahkan ada tumpukan pasien hingga 37 orang di IGD. Alhasil, antrean pasien meluber hingga di luar IGD. 

 

Advertisement

“Semuanya penuh [tempat tidur], di IGD saja ada sekitar 37 pasien yang antre untuk mendapatkan tempat tidur,” jelasnya, Sabtu (19/6).

 

Pihaknya juga mengeluhkan kekurangan tenaga medis (Nakes). Lantaran sebelumnya, sebanyak 143 terinfeksi virus corona pasca libur Lebaran. Meski saat ini sebagian telah bekerja seperti semula, tetapi jumlah nakes aktif tidak sebanding dengan banyaknya pasien. “Sarana prasarana seperti tempat tidur atau tempat tidur, ventilator, oksigen, kami juga masih kurang. Karena itu kami menggunakan yang ada dulu sementara ini,” imbuhnya.

 

Sementara itu, anggota DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo menilai, kondisi semacam itu seharusnya segera direspon oleh pemerintah. Terlebih, ketersediaan oksigen bagi pasien Covid-19. Pasalnya, saat ini semua cadangan oksigen yang ada di rumah sakit telah terpakai untuk penanganan pasien.

Advertisement

 

“Ini yang harus kami sampaikan kepada pemerintah pusat. Kami butuh bed, tempat tidur, butuh oksigen tanbahan dan masih banyak lagi. Kalau perlu turunkan relawan medis dari pusat untuk membantu lonjakan Covid-19 di Pati. Harus ada oksigen tambahan, ini mutlak. Distributor oksigen harus stay di Pati, kalau sewaktu-waktu dibutuhkan,” bebernya.

 



Sumber Berita

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *