Blora, Gatra.com – Bupati Arif Rohman mengungkap pandemi Covid -19 telah membuat ekonomi Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng) memburuk. Akibatnya banyak terjadi kerusakan infrastuktur yang tidak bisa ditangani.
Pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2021-2026, pembangunan infrastruktur akan menjadi prioritas penanganan.
“Oleh karena itu dalam RPJMD ini kita susun beberapa fokus prioritas pembangunan kedepan agar Blora bisa kembali membaik,” ucap Bupati dalam paparannya pada kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di pendopo rumah dinas, Jumat (18/6).
Fokus pertama dan utama adalah pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Tahun depan akan dinaikkan anggarannya. “Jika jalan baik maka insyaAllah ekonomi juga akan tumbuh sehingga tingkat kemiskinan berkurang,” imbuhnya.
Jika itu terwujud maka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Blora juga akan naik. Kondisi saat ini masih berada di peringkat ke 29 se-Jateng.
“Pembangunan Sumber Daya Manusia juga menjadi fokus kami. Misalnya melalui program satu desa dua sarjana, Blora mengaji, dan beberapa program pemberdayaan unggulan lainnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Arif lalu menyampaikan arah kebijakan yang akan dilaksanakan hingga 2026. Pada 2022 akan melakukan pemulihan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan yang didukung peningkatan kualitas infrastruktur pelayanan dasar.
Tahun 2023 akan melaksanakan Pengembangan SDM dan infrastruktur pendukung perekonomian daerah serta pemantapan tata kelola pemerintahan. Selanjutnya di 2024, pembangunan ekonomi kerakyatan didukung SDM yang berdaya saing. Lalu tahun 2025, penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat didukung pelayanan publik yang berkualitas.
Sehingga, katanya optimis, pada 2026 akan mewujudkan visi misinya untuk Sesarengan Bangun Blora yang unggul dan berdaya saing.
Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto yang bergabung melalui Zoom meeting menyampaikan dukungannya terhadap prioritas pembangunan infrastruktur.
“Dalam rapat paripurna DPRD beberapa hari lalu, Bupati sudah menyampaikan bahwa tahun depan anggaran infrastruktur akan diupayakan naik. Dimana sebelumnya hanya sekitar Rp100 miliar, ditingkatkan menjadi Rp500 miliar. Kenaikan anggaran ini tolong juga diimbangi dengan peningkatan kualitas pengelola dari OPD terkaitnya,” ucap Siswanto.
☕
Enjoyed this article?
Buy the writer a coffee.
♥
Buy Me a Coffee
Support the creator · E-Wallet
CHOOSE AN AMOUNT
METHOD & DETAILSRp 0
PAY WITH
GoPay
via Gojek app
DANA
via DANA app
OVO
via OVO app
ShopeePay
via Shopee app
All methods above are sent to the same creator e-wallet number.
📲
Transfer via GoPay
Rp 0
SEND TO GOPAY NUMBER
0816-1945-288
Open the Gojek app and choose GoPay Transfer.
Enter the number 0816-1945-288 and the amount shown above.
Add your name as a note (optional) and complete the transfer.
🎉
Thank you!
Your support means a lot and helps keep great content coming.
Pihaknya ingin ada peningkatan kualitas dan kapabilitas pada DPUPR, Dinrumkimhub, dan unit Pengadaan Barang Jasa (PBJ) Setda agar bisa melaksanakan anggaran infrastruktur dengan baik.