Connect with us
google.com, pub-3471700597902966, DIRECT, f08c47fec0942fa0

#

Pangkas Antrean Penumpang, Bandara Soekarno-Hatta Maksimalkan Penggunaan e-HAC

Published

on


TEMPO.CO, Tangerang – Direktur Operasional dan Pelayanan PT Angkasa Pura II (Persero) Muhamad Wasid mengatakan saat ini tengah memaksimalkan penerapan Electronic Health Alert Card (E-HAC) di sejumlah bandara, salah satunya di Bandara Soekarno-Hatta. Kartu e-HAC adalah Kartu Kewaspadaan Kesehatan versi modern dari kartu manual yang sempat digunakan sebelumnya.

Kartu ini akan didorong untuk mengantisipasi dan memangkas antrean penumpang di pos pemeriksaan kesehatan Bandara. “Kami mendorong penerapan e-HAC dari yang manual saat ini,” ujarnya saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat, 25 Desember 2020.

Advertisement

Wasid menjelaskan e HAC sangat efektif dalam mengatasi antrean panjang di pos kesehatan Terminal Kedatangan Bandara Soekarno-Hatta. “Prosesnya cuma butuh 1-5 detik.”

Caranya, penumpang mengisi data kesehatan e-HAC di aplikasi e-HAC Indonesia menggunakan telepon pintar. Data kesehatan e-HAC diisi sejak di tiba bandara asal sebelum berangkat. Setelah data yang diisi lengkap, penumpang akan mendapatkan kode QR.

Begitu tiba di bandara tujuan, penumpang cukup memperlihatkan e-HAC dan di-scan oleh petugas KKP setempat dan hal tersebut tidak memakan waktu lama di Terminal Kedatangan. “Ini untuk mempercepat proses validasi dibandingkan pengisian HAC secara manual,” kata Wasid.

Selain memangkas antrean, menurut Wasid, e-HAC bisa mencegah adanya kerumunan di tempat pemeriksaan kesehatan sehingga meminimalisir penularan Covid-19“Saat ini e-HAC adalah solusi yang tepat untuk mengurangi waktu antrian di pos pemeriksaan kesehatan, prosesnya juga cepat dibanding e-HAC manual yaitu hanya dalam hitungan detik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, AP II akan berkoordinasi dengan bandara lain di bawah naungan PT Angkasa Pura II dan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kemenhub terkait e-HAC penumpang yang akan kembali melalui Bandara Soekarno-Hatta. Wasid mengakui cara manual yang saat ini masih diterapkan menyebabkan antrean panjang di Terminal kedatangan Bandara Soekarno-Hatta.

Advertisement

Baca: Ingin Tak Ribet Rapid Test Antigen di Bandara Soekarno-Hatta? Begini Caranya





Sumber Berita

Advertisement
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *