[ad_1]
Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar terhadap industri pariwisata terlebih bisnis perhotelan. Namun di saat yang bersamaan, banyak masyarakat Indonesia, khususnya generasi milenial, menginginkan liburan yang aman dan nyaman. Terlebih lagi dengan adanya optimisme baru tentang travel bubble pasca pandemi.
Menyikapi hal itu, RedDoorz sebagai platform multi-brand perhotelan dan akomodasi terbesar di Asia Tenggara selalu berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi penggunanya, khususnya kaum milenial.
Salah satu inisiatif RedDoorz dalam memenuhi kebutuhan milenial untuk berlibur dengan aman, nyaman, dan santai adalah dengan meluncurkan Sans Hotel di empat kota besar di Indonesia meliputi Jakarta, Medan, Yogyakarta, dan Surabaya.
Melalui Sans Hotel, masyarakat dapat memperluas preferensi akomodasi mereka saat berlibur. Sans Hotel , adalah fasilitas akomodasi yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat dalam berlibur di masa next normal, dengan menerapkan protokol kesehatan dan keamanan yang ketat. RedDoorz berkomitmen untuk menyediakan akomodasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lingkungan yang aman dan higienis, yang dilengkapi sertifikasi HygienePass.
Sans Hotel yang mudah dipesan melalui platform RedDoorz ini merupakan cara RedDoorz dalam menyediakan akomodasi berdasarkan kebutuhan traveler milenial untuk mendapatkan pengalaman staycation dan berlibur yang tidak terlupakan di era next normal. Sans Hotel adalah sebuah hotel yang berkonsep trendi dan modern untuk wisatawan milenial dan Gen Z .
“Sebagai komitmen kami untuk memberikan pengalaman menginap yang berkualitas, terjangkau, nyaman, dan menyenangkan, RedDoorz memperkenalkan Sans Hotel untuk kaum milenial dan Gen Z,” ujar Vice President Operations RedDoorz, Adil Mubarak, saat acara peluncuran Sans Hotel, Rabu ( 31/03/2021 )

“RedDoorz memprediksikan bahwa kita akan memasuki liburan era next normal, yang mana staycation di akomodasi yang higienis, aman, dan nyaman akan populer di kalangan traveler milenial,” tambah Adil.
“Kami ingin #BikinLebihSans untuk para pelanggan dapat merasakan kenyamanan dan kesenangan ketika menginap di Sans Hotel, baik untuk staycation atau pun workation,” jelasnya.
Lebih jauh Adil menjelaskan bahwa Sans Hotel adalah solusi dari RedDoorz untuk para traveller milenial dan gen Z yang menjadikan akomodasi bersih sebagai prioritas utama saat mereka mencari akomodasi. RedDoorz juga menyadari adanya perubahan perilaku wisatawan dalam merencanakan kegiatan perjalanannya sebelum dan selama pandemi, terutama dalam memilih akomodasi.
Sebelum pandemi lanjut Adil, harga, kenyamanan dan lokasi menjadi aspek terpenting dalam memilih akomodasi. Namun, selama pandemi, lebih dari 71% wisatawan memprioritaskan akomodasi yang memiliki sertifikasi kebersihan.
Tidak hanya mendukung staycation, RedDoorz juga berfokus pada safecation, yang mana RedDoorz akan memastikan keamanan para pelanggannya. Seluruh Sans Hotel telah mengimplementasikan HygienePass, program sertifikasi untuk akomodasi yang dicetus oleh RedDoorz dan mitra properti RedDoorz yang bekerja sama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).
Sertifikasi HygienePass terbuka untuk semua pemilik bisnis hotel manapun di Indonesia, terlepas dari asosiasi merek, karena bertujuan untuk menetapkan standar kebersihan di seluruh industri perhotelan untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19 di tingkat hotel.
“Hingga saat ini, lebih dari 700 properti RedDoorz, termasuk Sans Hotel, di 70 kota di Indonesia telah memperoleh sertifikasi HygienePass. Sertifikat tersebut bertujuan untuk membantu para pemilik hotel selama pandemi dalam meningkatkan jumlah okupansi,” jelas Adil.

Sementera itu, Selebriti dan Traveler, Febby Rastanty yang hadir saat peluncuran Sans Hotel tersebut menuturkan bahwa Pandemi sangat mengubah perilaku masyarakat, tidak terkecuali milenial dalam hal berlibur.
“Saya sendiri juga mempunyai preferensi liburan yang berbeda, yang mana saya lebih memilih untuk staycation. Untuk mendapatkan pengalaman maksimal dan merasa nyaman dalam staycation, saya mencari akomodasi yang unik, baru, modern, dan tentunya yang paling utama, aman dan bersih,” ujar Febby
“Sans Hotel benar-benar menjawab kebutuhan saya terkait akomodasi. Konsepnya sangat ceria dan warna-warni. Sangat cocok dengan gaya milenial. Saya merasa nyaman pertama kali masuk ke hotel ini dan saya ingin tinggal lebih lama hanya untuk bersantai, ” tegas Febby memberi testimoni.
Saat ini, lebih dari setengah juta pelanggan telah menginap di properti yang telah bersertifikasi HygienePass. Kini, para wisatawan bisa mendapatkan pengalaman menginap yang menyenangkan, aman, dan tanpa rasa cemas, dengan gaya modern di Sans Hotel.
[ad_2]
Sumber Berita


















